Diposting Sabtu, 11 Desember 2010 jam 4:00 pm oleh Gun HS

Acara Jalan Sesama Meningkatkan Perkembangan Anak-anak Indonesia

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 11 Desember 2010 -


Tayangan Jalan Sesama, acara televisi anak-anak Sesame Street versi Indonesia, telah meningkatkan kemampuan pendidikan dan perkembangan yang sehat bagi anak-anak, demikian menurut sebuah studi dari para peneliti di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health. Selama periode 14 minggu, anak-anak yang diarahkan untuk menyaksikan Jalan Sesama secara signifikan meningkat dalam keaksaraan, matematika, keterampilan kognitif awal, pengetahuan dan kesadaran keselamatan sosial, dibandingkan dengan mereka yang tidak atau kurang diarahkan ke tayangan tersebut. Penelitian ini tersedia secara online sebelum publikasinya dalam International Journal of Behavioral Development.

“Saya kagum dengan berapa banyaknya televisi yang disaksikan oleh anak-anak di Indonesia,” kata Dina L.G. Borzekowski, EdD, penulis utama penelitian dan profesor asosiasi di Fakultas Kesehatan, Perilaku dan Masyarakat Bloomberg School.

Dia melanjutkan, “Sebagian besar tayangan anak-anak hanya cocok untuk tontonan orang dewasa atau berupa episode dubbing Sponge Bob Squarepants dan Scooby-Doo. Sebaliknya, Jalan Sesama diciptakan di Indonesia untuk anak-anak Indonesia. Dengan studi ini, kami menyajikan bukti bahwa ketika sebuah tayangan budaya dan yang sesuai usia ditawarkan, hal ini dapat mengubah kehidupan anak-anak prasekolah. Data kami menunjukkan bahwa anak usia 4, 5, dan 6 tahun adalah masanya mempelajari pesan-pesan yang penting dan sehat.”

Dengan menggunakan rancangan penelitian eksperimental secara acak, Borzekowski beserta rekannya, Holly K. Henry, seorang mahasiswa doktoral di Bloomberg School of Public Health, menguji pengaruh intervensi selama 14 minggu pada 160 anak di Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten. Anak-anak, mulai dari usia 3 hingga 6 tahun, ditanyai tentang pengetahuan dan keterampilan pada awal dan akhir dari intervensi 14-minggu. Selain menunjukkan peningkatan dalam keaksaraan, matematika dan keterampilan kognitif awal, studi ini menemukan bahwa anak-anak yang paling banyak diarahkan menonton acara Jalan Sesama memiliki performa terbaik dari setiap kelompok studi, bahkan setelah disesuaikan untuk nilai awal, usia, jenis kelamin, pendidikan orang tua, dan eksposur ke media lainnya.

Jalan Sesama diproduksi oleh Sesame Workshop dengan pendanaan dari United States Agency for International Development. Program ini menggunakan live action, boneka (tradisional dan baru), serta animasi untuk menyampaikan pelajaran yang relevan mengenai huruf, matematika, keamanan, budaya, lingkungan dan mata pelajaran lainnya. Di antara MuppetsTM khusus yang dibuat untuk tayangan tertentu ini adalah Jabrik, pemecahan masalah dan kreatif  badak putih serta Tantan, seekor orangutan yang sadar lingkungan.

Sebuah studi yang sama dilakukan oleh Borzekowski tentang tayangan Kilimani Sesame, Sesame Street versi Tanzania. Dalam studinya, yang dipublikasikan pada bulan Juli 2010, Borzekowski menemukan bahwa anak-anak yang lebih banyak diarahkan untuk menyaksikan acara tersebut menunjukkan lebih banyak keuntungan kognitif, hasil-hasil sosial dan kesehatan dibandingkan dengan anak yang kurang diarahkan. Secara khusus, anak-anak yang lebih menerima konten Sesame Kilimani memiliki skor yang lebih tinggi dalam tes matematika dan keterampilan keaksaraan dasar, kemampuan yang lebih besar untuk menggambarkan perilaku sosial yang tepat dan emosi, serta tahu lebih banyak tentang malaria dan HIV/AIDS.

Pendanaan bagi Jalan Sesama dan penelitiannya diberikan oleh United State Agency for International Development (USAID).

Sumber artikel: Sesame Street Program Improves Development for Children in Indonesia (jhsph.edu)
Kredit: Johns Hopkins University Bloomberg School of Public Health

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.