Diposting Sabtu, 4 Desember 2010 jam 11:24 am oleh Gun HS

Usia Lebih Panjang Mendekati Kenyataan: ‘Mengaktifkan’ Kehidupan Ekstensi pada Cacing

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 4 Desember 2010 -


Jika Anda pikir hidup terlalu singkat, maka Anda tidak sendirian. Sebuah tim ilmuwan berhasil membuat penemuan penting yang membawa masa usia yang lebih panjang mendekati kenyataan. Laporan penelitian terbaru ini tampil pada sampul The FASEB Journal, mendeskripsikan bagaimana para ilmuwan “mengaktifkan” kehidupan ekstensi di dalam C. elegan cacing gelang, dan dalam prosesnya menemukan keadaan metabolik baru yang berkaitan dengan umur panjang.

Penemuan itu dilaporkan oleh penulis utama studi, Jeffrey A. Butler, beserta penulis terkait, Shane L. Rea, dari Barshop Institute for Longevity and Aging Studies and the Department of Physiology di University of Texas Health Science Center, San Antonio, bekerja sama dengan Natascia Ventura dari Department of Experimental Medicine and Biochemical Sciences di Universitas Vergata Tor Roma, dan Thomas E. Johnson dari Department of Integrative Physiology, Institute for Behavioral Genetics, Universitas Colorado.

Untuk membuat penemuan ini, ilmuwan membandingkan satu kelas C. elegan berusia panjang, yang disebut mutan Mit (yang mengganggu fungsi rantai transport elektron mitokondria), dengan jenis liar non-mutan  C. elegan. Perbandingan ini menunjukkan perubahan metabolisme yang signifikan, menunjukkan bahwa mesin seluler mereka telah dikonfigurasi ulang untuk dijalankan pada bahan bakar yang baru dan untuk membuat produk limbah baru, mengarah pada rentang hidup yang meningkat.

Untuk menentukan penyebab perubahan-perubahan metabolisme ini, para ilmuwan menciptakan metode baru untuk mengumpulkan limbah selular dan mempelajarinya untuk mengidentifikasi reaksi kimia yang spesifik. Mereka menemukan bahwa cacing mencapai umur panjang melalui perubahan dalam cara sel-sel mengekstrak energi (keadaan metabolisme). Meskipun C. elegan sering digunakan sebagai model hewan bagi biologi manusia, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah suatu keadaan metabolisme yang setara dapat diciptakan pada manusia dengan hasil yang sama.

“C. elegan telah menyediakan model hewan yang berguna bagi biologi manusia,” kata Gerald Weissmann, M.D., Kepala Editor The FASEB Journal, “karena relatif sederhana dan bagi pemahaman kita tentang gen yang mengontrol metabolisme mereka. Membantu cacing ini untuk hidup lebih lama merupakan bukti konsep; memang dari sekian banyak dari apa yang kita ketahui tentang penuaan manusia pertama kali bekerja dalam cacing ini.”

“Penelitian tentang cacing menunjukkan bahwa rahasia hidup yang panjang berasal dari bagaimana kita mengekstrak energi dari makanan kita,” komentar Weissmann. “Dengan sedikit keberuntungan, kami akan mampu mengubah kehidupan manusia ke arah yang sama: lebih maju dan ke atas.”

Sumber artikel: Longevity breakthrough: The metabolic state of mitochondria controls life span (eurekalert.org)
Kredit: Federation of American Societies for Experimental Biology
Informasi lebih lanjut:
J. A. Butler, N. Ventura, T. E. Johnson, S. L. Rea. Long-lived mitochondrial (Mit) mutants of Caenorhabditis elegans utilize a novel metabolism. The FASEB Journal, 2010; DOI: 10.1096/fj.10-162941

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.