Diposting Selasa, 30 November 2010 jam 8:52 pm oleh Gun HS

Kera Enggan ‘Berjudi’ Saat Peluangnya Tidak Pasti

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Selasa, 30 November 2010 -


Manusia akan bermain aman dalam situasi ketika mereka tidak yakin pada peluangnya, atau merasa tidak percaya pada penilaian sendiri. Kita tentunya tidak ingin memilih sesuatu yang tidak diketahui. Bukti terbaru dari studi Universitas Duke menunjukkan bahwa simpanse dan bonobo, kerabat primata terdekat kita, menanggapi masalah dengan cara yang sama seperti yang kita lakukan.

Dalam studi yang dilakukan di Tchimpounga Simpanse Sanctuary, Republik Kongo, dan di Lola ya Sanctuary Bonobo, Republik Demokratik Kongo, para peneliti menemukan bahwa kera lebih suka bermain aman bila peluangnya tidak pasti.

Mahasiswa pascasarjana, Alexandra Rosati, dan Brian Hare, seorang asisten profesor antropologi evolusi, menyuruh 16 simpanse dan 14 bonobo untuk menentukan pilihan di antara dua mangkuk.

Meskipun tidak melibatkan dadu atau chip, jenis percobaan ini dianggap sebagai “permainan judi,” ujar Rosati. Kera-kera itu dibolehkan memilih satu dari dua jenis taruhan, yaitu taruhan aman dan taruhan bervariabel. Taruhan aman akan selalu menyediakan makanan yang kurang mereka sukai, yaitu kacang. Sedangkan taruhan bervariabel pembayarannya bisa berupa sepotong pisang besar yang sangat disukai atau irisan ketimun yang sangat tidak disukai.

Kera “berjudi” dengan menentukan pilihan pada salah satu mangkuk atau yang lainnya. Mereka sudah tahu peluangnya sebelum memilih karena mereka sudah ditunjuki mangkuk-mangkuk dengan dua hasil potensial, tapi kemudian mereka hanya diberi satu mangkuk. Tergantung pada isi mangkuk, jika ingin mendapatkan pisang, maka peluangnya bisa 100 persen, 50 persen, atau bahkan 0 persen.

Kera dengan mudah membedakan antara probabilitas yang berbeda untuk menang: mereka lebih banyak berjudi ketika peluangnya 100 persen, kurang berjudi saat peluangnya 50 persen, dan jarang berjudi saat tidak ada peluang sama sekali.

Bagaimanapun juga, dalam beberapa percobaan, peneliti tidak pernah melepaskan penutup mangkuk, sehingga kera tidak bisa menilai kemungkinan untuk memenangkan pisang.

Kemungkinan dari mangkuk tertutup itu identik dengan kemungkinan dari opsi berisiko: yaitu yang berpeluang 50 persen mendapatkan pisang. Tapi kera dari kedua spesies ini kurang mungkin untuk memilih opsi yang bersifat ambigu ini.

Mereka justru bersedia mengambil peluang pada mangkuk tertutup saat mereka tahu satu-satunya alternatif adalah makanan yang tidak mereka sukai (timun), atau tidak ada makanan sama sekali. Namun, sama halnya seperti manusia, mereka menunjukkan “keengganan ambiguitas” – yaitu lebih suka berjudi di saat mengetahui peluangnya daripada di saat tidak mengetahuinya.

Dengan memberikan beberapa perbedaan lain di antara simpanse dan bonobo, Hare dan Rosati berharap bonobo lebih menolak ambiguitas, tetapi itu tidak berubah menjadi kasus.

Dasar-dasar pengambilan keputusan ekonomi telah dipelajari seperti ini pada berbagai spesies, namun kedua kera ini adalah dua spesies yang paling dekat dengan manusia, kata Rosati.

“Hasil studi ini menunjukkan bahwa untuk memahami bagaimana hewan mencari makanan mungkin lebih kompleks daripada yang diperkirakan sebelumnya,” ujar Rosati.

Pengambilan keputusan penting bagi hewan di alam liar, yang harus membuat pilihan tentang sumber mana yang harus dikejar, tanpa mengetahui jika pilihan itu akan menghasilkan. “Mungkin mekanisme keputusan yang berbeda ikut berperan saat hewan dihadapkan pada pilihan ketika mereka memiliki pengetahuan yang tidak lengkap,” ujar Rosati.

“Hasil studi ini juga menunjukkan bahwa beberapa bias ekonomi manusia kita mungkin kuno secara evolusioner, mendahului pasar modern: simpanse dan bonobo bertindak sama seperti kita saat dihadapkan pada mesin slot primata,” ujar Rosati.

Sumber artikel: Apes Unwilling to Gamble When Odds are Uncertain (dukenews.duke.edu)
Kredit: Duke University
Informasi lebih lengkap:
A. G. Rosati, B. Hare. Chimpanzees and bonobos distinguish between risk and ambiguity. Biology Letters, 2010; DOI: 10.1098/rsbl.2010.0927

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.