Diposting Rabu, 17 November 2010 jam 7:07 am oleh Gun HS

Tidur Malam Hari Meningkatkan Keterampilan pada Bayi

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 17 November 2010 -


Bayi usia setengah tahun yang sebagian besar tidur di malam hari (bukan sebagian besar pada siang hari) melakukan lebih baik dalam berbagai bidang keterampilan daripada anak-anak yang tidak tidur sebanyak di malam hari. Itulah temuan studi longitudinal terbaru yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Montreal dan Universitas Minnesota. Penelitian ini muncul dalam jurnal Child Development edisi November/Desember 2010.

Penelitian, dari 60 anak-anak Kanada pada usia 1, 1-1/2, dan 2 tahun, menyoroti efek dari tidur bayi pada fungsi eksekutif. Di antara anak-anak, fungsi eksekutif meliputi kemampuan mengendalikan dorongan hati, mengingat sesuatu, dan menunjukkan fleksibilitas mental. Fungsi eksekutif berkembang pesat antara usia 1 dan 6 tahun, namun sedikit yang diketahui tentang mengapa anak-anak tertentu lebih baik daripada yang lain dalam memperoleh keterampilan ini.

“Kami menemukan bahwa tidur bayi berhubungan dengan fungsi kognitif yang bergantung pada struktur otak yang berkembang pesat dalam dua tahun pertama kehidupan,” jelas Annie Bernier, profesor psikologi dari Universitas Montreal, yang memimpin penelitian. “Ini mungkin menyiratkan bahwa tidur malam pada bayi mengatur gerakan aliran efek saraf yang berimplikasi pada keterampilan eksekutif nantinya.”

Ketika bayi berumur 1 tahun dan 1-1/2 tahun, ibu mereka mengisi buku harian tidur tiga-hari yang mencakup pola jam-demi-jam, tidur di siang hari, dan terjaga di malam hari. Ketika bayi berusia 1-1/2 dan 2 tahun, para peneliti mengukur bagaimana anak-anak berlaku pada keterampilan yang melibatkan fungsi eksekutif.

Anak-anak yang sebagian besar tidur pada malam hari melakukan pekerjaannya dengan lebih baik, terutama yang melibatkan kontrol impuls. Hubungan antara tidur dan keterampilan tetap berlaku, bahkan setelah para peneliti mempertimbangkan pula faktor-faktor lain seperti pendidikan orang tua dan pendapatan serta keterampilan umum kognitif anak-anak. Jumlah waktu bayi terjaga di malam hari dan total waktu tidur ditemukan tidak berhubungan dengan keterampilan fungsi eksekutif bayi.

“Temuan ini menambah penelitian sebelumnya terhadap anak-anak usia sekolah, yang telah menunjukkan bahwa tidur memainkan peran dalam pengembangan fungsi kognitif tingkat tinggi yang melibatkan korteks prefrontal otak,” menurut Bernier.

Sumber Artikel: Nighttime sleep found beneficial to infants’ skills (eurekalert.org)
Kredit: Society for Research in Child Development
Informasi lebih lanjut:
Annie Bernier, Stephanie M. Carlson, Stéphanie Bordeleau, Julie Carrier. Relations Between Physiological and Cognitive Regulatory Systems: Infant Sleep Regulation and Subsequent Executive Functioning. Child Development, Vol. 81, Issue: 15 NOV 2010, DOI: 10.1111/j.1467-8624.2010.01507.x

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.