Diposting Jumat, 12 November 2010 jam 5:00 am oleh Gun HS

Kehidupan Mungkin Sudah Dimulai 400 Juta Tahun Lebih Awal dari Dugaan Sebelumnya

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 12 November 2010 -


Bukti yang ditemukan di bebatuan purba, yang pernah tergeletak di dasar danau Skotlandia, menunjukkan bahwa atmosfer bumi mampu mempertahankan hidup kompleks setidaknya 1,2 miliar tahun yang lalu – 400 juta tahun lebih awal dari dugaan sebelumnya.

Menurut para peneliti, temuan yang dipublikasikan di Nature ini dapat mengarah pada pemahaman baru ketika hidup yang kompleks, dari mana manusia dan hewan berkembang, berevolusi di bumi.

Prof John Parnell dari Universitas Aberdeen, penulis utama, mengatakan bahwa sebelumnya, diyakini peningkatan yang dramatis dalam kadar oksigen di atmosfer bumi terjadi sekitar 800 juta tahun yang lalu.

Peningkatan oksigen menandai awal gerakan dari organisme sederhana ke pengembangan seluler organisme multi-kompleks, yang akhirnya mengarah pada bentuk kehidupan yang lebih tinggi.

Namun, tanda alam kimia dari bakteri yang ditemukan dalam bebatuan purba dekat Lochinver di barat laut Dataran Tinggi Skotlandia, mendorong ke belakang peristiwa kunci dalam evolusi, mundur hingga sekitar 400 juta tahun, kata Parnell.

Situs penelitian di Stoer Bay, dekat Lochinver, Sutherlandshire

Analisis bebatuan 1,2 miliar tahun menunjukkan bakteri yang menggunakan sulfur untuk menghasilkan energi agar bisa bertahan, juga menggunakan oksigen dalam reaksi kimia yang lebih kompleks, yang membentuk bagian dari sebuah siklus belerang yang disebut oksidasi dan reduksi.

Parnell mengatakan bukti mengenai reaksi kimia ini menunjukkan kadar oksigen di atmosfer, pada tahap yang jauh lebih awal dalam sejarah bumi, sudah pada titik kunci evolusi.

Waktu untuk memikirkan kembali skala waktu

“Temuan kami ini akan memberi dorongan untuk penyelidikan lebih lanjut ke dalam skala waktu perkembangan kehidupan yang kompleks, yang mengikuti peristiwa ini,” ujar Parnell.

“Cerita keseluruhan menunjukkan bahwa ketika kehidupan hewan itu dimulai – mungkin setelah episode Bumi Bola Salju sekitar 600 juta tahun yang lalu – komposisi atmosfer sudah cocok dan tidak menjadi penghalang bagi pengembangannya.”

Sebelumnya, sedimen purba telah menunjukkan peningkatan konsentrasi oksigen atmosfer sekitar 2,3 miliar tahun yang lalu (era Palaeoproterozoic) dan 0,8 miliar tahun yang lalu (era Neoproterozoic).

Peningkatan terbaru kadar oksigen diduga berhubungan dengan perluasan evolusi berikutnya kehidupan hewan.

Prof Malcolm Walter, direktur Australian Centre for Astrobiology di Universitas New South Wales, mengatakan bahwa makalah studi ini “menambahkan poin data baru yang signifikan dalam oksigenasi atmosfir”.

Beliau mengatakan bahwa penelitian ini bisa mengubah pandangan lama tentang evolusi hewan sebagaimana ini menunjukkan bahwa oksigen yang diperlukan untuk kehidupan hewan sekarang diketahui telah ada lebih awal.

Namun, penanggalan fosil hewan yang paling awal kembali ke sekitar 600 juta tahun.

Walter mengatakan bahwa adalah penting bagi para peneliti lain menindaklanjuti temuan tersebut dan menambahkan studi ini.

Sumber Artikel:
Life possible 400 million years earlier (cbc.ca)
Scottish rocks reveal key point in evolution occurred 400 million years earlier (abdn.ac.uk)
Kredit: Universitas Aberdeen
Referensi Jurnal:
John Parnell, Adrian J. Boyce, Darren Mark, Stephen Bowden & Sam Spinks, Early oxygenation of the terrestrial environment during the Mesoproterozoic, Nature, 2010, DOI: 10.1038/nature09538

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.