Diposting Rabu, 10 November 2010 jam 2:33 pm oleh Gun HS

Panjang Jari Pria Berkaitan dengan Perilaku Pengambilan Resiko

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 10 November 2010 -


Para calon investor mungkin perlu memeriksa jari-jari penasihat keuangan mereka sebelum bertugas menangani keuangannya. Sebuah studi terbaru dari Universitas Concordia telah menemukan bahwa panjang di antara jari kedua dan keempat merupakan indikator tingkat tinggi pada testosteron prenatal, kesuksesan pengambilan resiko dan potensi finansial pada pria.

Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences ini, menunjukkan bahwa pria alpha (merujuk pada pria yang unggul dalam berbagai hal) mungkin mengambil risiko yang lebih besar dalam hubungan, di lapangan squash dan di pasar keuangan.

“Penelitian sebelumnya telah mengaitkan kadar testosteron tinggi dengan perilaku berisiko dan kesuksesan finansial,” kata peneliti senior Gad Saad, Ketua Penelitian Univeritas Concordia dalam evolusi Ilmu Perilaku dan Konsumsi Darwin serta profesor pemasaran di John Molson School of Business. “Kami meneliti hubungan antara testosteron prenatal dan kecenderungan berbagai risiko. Temuan kami menunjukkan hubungan antara testosteron tinggi dan pengambilan resiko di antara pria dalam tiga domain: Rekreasi, sosial dan keuangan.”

“Karena wanita cenderung tertarik pada pria yang layak, tegas dan kaya, maka pria cenderung mengambil risiko dengan olahraga, bermasyarakat dan uang yang akan menarik bagi calon pasangan. Kecenderungan ini dipengaruhi oleh paparan testosteron – lebih banyak testosteron dalam kandungan dapat menyebabkan risiko lebih banyak di arena, bar dan lantai perdagangan di kemudian hari,” kata penulis pertama dan mahasiswa doktoral Concordia, Eric Stenström.

——

Link hanya terlihat pada laki-laki

Saad beserta timnya menganalisis pengambilan risiko di antara 413 siswa pria dan wanita melalui survei. “Paparan testosteron prenatal tidak hanya mempengaruhi perkembangan otak janin,” tambah rekan penulis studi dan mahasiswa pascasarjana, Zack Mendenhall, “tetapi juga memperlambat pertumbuhan jari telunjuk relatif terhadap jumlah empat jari kecuali jempol.”

Perubahan panjang jari yang dihasilkan oleh testosteron memberikan ukuran paparan testosteron pralahir yang berguna. Penelitian tersebut membandingkan panjang jari telunjuk dengan keempat digit (dikenal sebagai rasio rel2) dan menemukan bahwa jari dengan rasio yang lebih rendah lebih mungkin untuk terlibat dalam pengambilan risiko. Temuan ini lebih lanjut ditegaskan oleh pengukuran tambahan rasio di antara jari telunjuk dan jari manis. Korelasi ini hanya teramati  pada pria.

“Sebuah penjelasan tidak adanya efek demikian pada wanita adalah karena mereka tidak terlibat dalam perilaku berisiko sebagai sinyal kawin, sedangkan laki-laki ada,” kata Profesor Saad.

Sumber Artikel: Alpha males take greater risks (concordia.ca)
Kredit: Universitas Concordia
Referensi Jurnal:
Eric Stenstrom, Gad Saad, Marcelo V. Nepomuceno, Zack Mendenhall. Testosterone and domain-specific risk: Digit ratios (2D:4D and rel2) as predictors of recreational, financial, and social risk-taking behaviors. Personality and Individual Differences, 2010; DOI: 10.1016/j.paid.2010.07.003

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.