Diposting Rabu, 3 November 2010 jam 11:31 pm oleh Gun HS

Lebah Mengungkap Rahasia Nature-Nurture; Perbedaan Molekuler Ekstensif di Otak Pekerja dan Ratu

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 3 November 2010 -


Perdebatan “sifat dasar-lingkungan” (nature-nurture) mencapai “langkah raksasa” lebih dekat ke arah pemecahan setelah para ilmuwan mempelajari lebah yang mendokumentasikan bagaimana input lingkungan dapat memodifikasi perangkat keras genetik kita. Para peneliti menemukan perbedaan molekuler yang luas di otak lebah pekerja dan lebah ratu, yang berkembang di sepanjang jalur yang sangat berbeda berdasarkan pola makan yang berbeda.

Penelitian ini dipimpin oleh Profesor Ryszard Maleszka dari Universitas Nasional Australian fakultas Kedokteran, Biologi dan Lingkungan Hidup, bekerja beserta rekan-rekan dari Institut Kanker Jerman di Heidelberg, Jerman, dan diterbitkan dalam jurnal akses terbuka online PLoS Biology.

Karya mereka untuk pertama kalinya mengungkapkan seluk-beluk bahan kimia lingkungan yang dipengaruhi ‘penandaan DNA’ yang disebut metilasi DNA, yang memiliki kapasitas untuk mengubah ekspresi gen tanpa mempengaruhi kode genetik – proses ini disebut sebagai ‘epigenetik’, atau di atas genom.

“Penandaan ini menentukan gen menjadi fine-tuned di otak pekerja dan ratu untuk menghasilkan perilaku mereka yang sangat berbeda. Temuan ini tidak hanya penting, tetapi menjangkau lebih luas lagi, karena enzim yang menandai DNA dalam lebah juga enzim yang menandai DNA dalam otak manusia,” kata Profesor Maleszka.

“Pada lebah, lebih dari 550 gen secara berbeda ditandai di antara otak ratu dan otak pekerja, yang berkontribusi pada perbedaan mendalam mereka dalam berperilaku. Studi ini memberikan dokumentasi pertama perbedaan molekuler yang luas, yang memungkinkan lebah madu menghasilkan reproduksi dan perilaku yang berbeda sebagai akibat dari perbedaan mengkonsumsi royal jelly.”

Profesor Maleszka mengatakan bahwa hasil kerja ini masih dalam perjalanan jauh dalam menjawab salah satu pertanyaan terbesar kehidupan.

“Studi ini merupakan langkah besar menuju jawaban salah satu pertanyaan besar dalam perdebatan nature-nurture, karena ini menunjukkan bagaimana dunia luar terkait dengan DNA melalui pola makan, dan bagaimana lingkungan input dapat memodifikasi perangkat keras genetik kita,” katanya.

“Penelitian serupa tidak mungkin dilakukan pada otak manusia, sehingga lebah madu yang rendah hati adalah pelopor di area yang menarik ini.”

Sumber Artikel: eurekalert.org
Kredit: Public Library of Science
Referensi Jurnal:
Frank Lyko, Sylvain Foret, Robert Kucharski, Stephan Wolf, Cassandra Falckenhayn, Ryszard Maleszka. The Honey Bee Epigenomes: Differential Methylation of Brain DNA in Queens and Workers. PLoS Biology, 2010; 8 (11): e1000506 DOI: 10.1371/journal.pbio.1000506

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.