Diposting Rabu, 27 Oktober 2010 jam 8:06 pm oleh Gun HS

Manusia Modern Berada Di Cina Jauh Lebih Awal dari Dugaan Sebelumnya

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 27 Oktober 2010 -


Bukti terbaru menunjukkan, manusia modern bisa mencapai Asia Timur jauh lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

Sebuah tim internasional menganalisis gigi fosil dan bagian rahang yang ditemukan di Cina selatan pada tahun 2007.

Dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), para ilmuwan mengatakan bahwa fragmen tersebut berasal dari manusia “modern” yang hidup 100.000 tahun yang lalu.
Studi ini mungkin akan menjadi kontroversial: manusia paling awal yang sebelumnya dikenal dari Asia Timur hanya berusia setengah dari usia tersebut.

Wu Liu dari Akademi Ilmu Pengetahuan Cina memimpin tim yang bekerja di situs fosil Zhirendong (Gua Zhiren).

Ilmuwan AS, Erik Trinkaus dari Universitas Washington di St Louis, dan R Lawrence Edwards dari Universitas Minnesota di Minneapolis, juga ikut ambil bagian dalam studi tersebut.

Fosil ditemukan di Zhirendong Cina Selatan.

Hidup bersama

Dr Trinkaus menjelaskan bahwa purba dalam hal ini berarti manusia modern yang berdampingan dengan kerabat terdekat kita – Neanderthal dan manusia mirip Neanderthal – di seluruh Asia.

“Ada beberapa fitur kuno pada spesimen dan itu menunjukkan kepada kita bahwa mereka bukan hanya sekedar manusia modern yang keluar dari Afrika Timur, tetapi, di suatu tempat di sepanjang jalan, mereka mungkin telah bercampur dengan kelompok-kelompok regional manusia purba,” kata Profesor Trinkaus.

“Bukti sebelumnya untuk manusia purba pada dasarnya berada di antara Eropa dan Asia Barat serta sebagian Afrika yang berdekatan, tapi penemuan ini menunjukan bahwa rentang geografis manusia purba menyebar di seluruh Asia, hal itu merupakan perbedaan yang besar.

“Ini adalah bukti pertama untuk hal itu.”

Peneliti mampu membedakan fosil berharga di antara “tulang sejumlah besar mamalia lain dari masa 100.000 tahun yang lalu”.

Profesor Trinkaus mengatakan bahwa dalam hal evolusi manusia, tulang belulang tersebut menunjukkan ciri khas manusia modern – sebuah rahang bawah dengan dagu yang khas.

“Itu berarti, manusia modern telah menyebar ke seluruh Asia selatan setidaknya sekitar 100.000 tahun yang lalu,” tambah ilmuwan.

“Ini menarik karena kita memperoleh kegigihan manusia purba, manusia pra-modern, lebih jauh ke utara di seluruh Eurasia selama 60.000 tahun.

“Ada sesuatu yang memungkinkan manusia modern menyebar di seluruh Asia selatan, namun pada saat yang sama mereka tidak dapat menyebar lebih jauh lagi ke utara Asia atau ke Eropa – mereka tidak [memiliki] keunggulan besar ini, yang terkadang dikaitkan dengan manusia modern, karena mereka jelas tidak tersebar di seluruh dunia lama pada periode tersebut. “

Kemungkinan kontroversi

Profesor Fred Smith dari Universitas Illinois State yang menelaah makalah untuk jurnal PNAS tersebut, mengatakan bahwa, penemuan yang signifikan adalah hal yang mungkin untuk menimbulkan kontroversi.

“Ini akan tetap sedikit kontroversial karena hanya terdapat satu contoh di satu tempat, tetapi kenyataannya, hal ini adalah bagian yang sangat penting dari teka-teki,” katanya.

“Selalu ada kemungkinan adanya kesalahan penanggalan atau sesuatu yang tidak beres. Saya tidak melihat indikasi [seperti] itu, tapi selalu ada kemungkinan komplikasi yang tidak disadari atau yang tidak sepenuhnya dipahami.

“Saya yakin akan ada kontroversi, beberapa orang akan mengatakan: ‘Well, ini semua baik dan bagus, tapi kami memerlukan informasi lebih lanjut untuk memastikannya’.”

Untuk memastikan penelitian ini benar, Profesor Smith mengatakan bahwa para ilmuwan akan melanjutkan upaya mereka untuk menemukan lebih banyak lagi spesimen dari fosil manusia modern di Cina selatan.

Sumber Artikel: bbc.co.uk
Informasi lebih lanjut: An early modern human from Tianyuan Cave, Zhoukoudian, China, http://www.pnas.org/content/104/16/6573.full

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.