Diposting Kamis, 14 Oktober 2010 jam 2:31 am oleh The X

Cincin Bishop

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 14 Oktober 2010 -


Bulan September, reverend Sereno, Bishop di Honolulu, menceritakan tentang corona atau halo aneh yang menyebar 20 hingga 30 derajat dari Matahari, yang terlihat setiap hari dan sepanjang hari. Kabut putih bercampur merah muda, mengabur menjadi lilac atau ungu di latar biru. “ Apa yang menyebabkan halo yang disebut cincin Bishop ini, yang sering kali menemani letusan gunung berapi? Apa yang menentukan ukuran dan warna sisinya?

­Cincin Bishop terjadi karena difraksi cahaya oleh partikel kecil yang dilontarkan ke atmosfer atas oleh gunung berapi.  Difraksi adalah sejenis penghamburan; dinisi partikel kecil menyebarkan cahaya putih menjadi beragam warna komponennya.

Partikel besar dari letusan gunung berapi meninggalkan atmosfer, namun partikel kecil tetap mengambang dan menyebar mengelilingi dunia lewat perputaran atmosfer di atas sana. Saat kamu melihat ke sisi Matahari, selain cahaya langit biasa, kamu juga dapat memotong cahaya yang dihamburkan ke arahmu oleh partikel kecil ini.

Cahaya tambahan ini membuat daerah melingkar mengelilingi matahari dengan kecemerlangan khusus, seolah ia adalah cincin mengelilingi matahari.

Ukuran cincin tergantung pada keluasan difraksi, yang lebih besar bila partikelnya lebih kecil. Sisi cincin dapat berwarna merah karena warna merah, dengan panjang gelombang terpanjang di spektrum tampak, adalah yang paling menyebar (terdifraksi). Karenanya, sebuah partikel di ujung cincin dapat mendifraksikan cahaya merah, bukannya biru.

Namun, ujungnya dapat ungu bila kamu memotong cahaya merah yang terdifraksi dan cahaya biru normal langit di sisinya. Cincin ini memiliki sisi yang lebih berwarna dan lebih tajam bila partikel debu semuanya berukuran sama dan berdifraksi. Bila ia memiliki banyak ragam ukuran, cincinnya menjadi kabur dan keputihan.

Referensi

Flying Circus of Physics

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.