Diposting Senin, 11 Oktober 2010 jam 6:34 pm oleh The X

Cahaya muncul setelah terjadinya gempa bumi

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 11 Oktober 2010 -


Cahaya yang muncul sebelum, pada saat atau setelah terjadinya gempa masih kontroversial dalam sains, walaupun ada ratusan laporan dan sejumlah potret mengenai cahaya tersebut. Cahaya-cahaya ini mungkin lebih dari satu jenis dan lebih dari satu penyebab. Dari banyak penjelasan mengenai cahaya ini, tiga diantaranya adalah:

1.       Cahaya terpancar saat batuan ditekan sedemikian hingga robek; robekan ini memancarkan debu halus, gas dan elektron bebas. Mungkin elektron ini lah yang merangsang molekul udara dan membuat mereka memancarkan cahaya

2.       Gerakan gempa bumi melepaskan gas mudah terbakar yang terjebak di bawah tanah dan cahaya tersebut adalah pancaran yang terjadi saat gas tersebut tersulut, mungkin oleh permukaan atau partikel bermuatan.

3.       Ilusi yang disebabkan oleh pengaruh medan magnet pada otak sehingga manusia tersebut melihat bola berpendar (phosphenes).

Cahaya gempa bumi di atas jepang

­

Referensi

1.       Walker, J. 2010. Flying Circus of Physics.

2.       Peer et al. Transcranial stimulability of phosphenes by long lightning electromagnetic pulses. Physics Letters A, 2010

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.