Diposting Senin, 11 Oktober 2010 jam 6:08 pm oleh The X

Api Santo Elmo dan Kemilau Andes

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 11 Oktober 2010 -


Api Santo Elmo disebabkan oleh keruntuhan listrik di udara menuju ke benda konduktor yang runcing seperti puncak kapal, antena, atau sayap pesawat. Saat medan listrik di udara lebih kuat dari normal, ia dapat sangat kuat di ujung sebuah benda konduktor, dimana muatan di benda ini mengumpul. Bila kekuatan medan di udara dekat dengan ujung mendekati sebuah nilai kritis, medan akan menarik elektron dari molekul udara dan mempercepatnya. Saat elektron ini bertabrakan dengan molekul udara, mereka merangsang molekul dan membuatnya bergerak lebih cepat. De-eksitasi seketika dari molekul ini menghasilkan cahaya yang dapat dilihat. Gerakan molekul yang meningkat berarti suhu udara meningkat, yang memunculkan suara mendesis seiring dengan pelepasan. Api Santo Elmo tidak dinilai berbahaya.

Kemilau Andes tidak dipahami dan penampakannya sangat langka. Fisikawan Jearl Walker tidak melihat hubungannya dengan api santo Elmo, karena seorang pengamat perlu sangat dekat untuk melihat cahaya dari pelepasan muatan berskala rendah demikian. Lebih mungkin kalau ada pelepasan berskala besar akibat tiupan salju bermuatan di puncak gunung. Atau mungkin hanya ilusi akibat medan magnet kuat di kepala.

Referensi

1.       Walker, J. 2010. Flying Circus of Physics.

2.       University of Innsbruck (2010, May 19). Mysterious ball lightning: Illusion or reality?. ScienceDaily. Retrieved October 11, 2010, from http://www.sciencedaily.com­ /releases/2010/05/100518093822.htm

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.