Diposting Minggu, 10 Oktober 2010 jam 11:28 pm oleh Gun HS

Runtuhnya Koloni Lebah Berhubungan dengan Virus dan Infeksi Jamur?

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Minggu, 10 Oktober 2010 -


Kematian mendadak koloni lebah sejak akhir tahun 2006 di Amerika Utara telah membingungkan para ilmuwan. Tapi saat ini, para peneliti mungkin memiliki pemahaman yang lebih besar mengenai gangguan misterius runtuhnya koloni tersebut, kata seorang ahli biologi Universitas Texas Tech.

Shan Bilimoria, seorang profesor dan ahli virus molekul, mengatakan, lebah mungkin telah menerima pukulan bertubi-tubi dari virus serangga dan jamur, yang dapat menyebabkan miliaran lebah mengalami kematian.

Bilimoria adalah bagian dari tim peneliti yang mencari penyebab keruntuhan lebah. Dipimpin oleh penelitian profesor Jerry Bromenshenk dari Universitas Montana di Missoula, kelompok ini juga melibatkan para ahli virus dan kimiawan dari U.S. Army Edgewood Chemical Biological Center dan Instituto de Ecologica AC di Meksiko.

Studi mereka muncul dalam jurnal PLoS ONE, yang diterbitkan oleh Public Library of Science.

“Pada tahap ini, penelitian menunjukkan asosiasi tingkat kematian lebah dengan virus dan jamur,” kata Bilimoria. “Kontribusi kami terhadap studi ini menegaskan asosiasinya, meskipun itu tidak membuktikan sebab dan akibat. Hanya belum saja.”

Kematian misterius koloni ini telah menyebabkan perhatian utama dari para ilmuwan karena sebagian besar pertanian tergantung pada lebah untuk penyerbukan tanaman.

Untuk menemukan apa yang dapat menyerang koloni lebah, tim peneliti mendasari kematian lebah sebagai gangguan runtuhnya koloni (colony collapse disorder = CCD). Dengan menggunakan peralatan analisis, peneliti menemukan bukti melalui analisis spektroskopi, yaitu virus ngengat yang disebut virus warna-warni serangga (IIV) 6 dan parasit jamur yang disebut Nosema.

Virus serangga itu terkait erat dengan virus lain yang menyapu populasi lebah 20 tahun yang lalu di India, kata Bilimoria. Juga, tidak seperti penelitian sebelumnya yang menemukan kematian ini mungkin disebabkan oleh virus ber-RNA, IIV 6 yang mengandung DNA.

“Penemuan DNA kami menempatkan bidang ini pada arah yang sama sekali baru,” katanya.

Bilimoria mengatakan, Texas Tech memasok bahan virus untuk percobaan dan diuji pada lebah yang terserang jamur. Meskipun hubungan antara infeksi dan kematiannya telah ditemukan, para ilmuwan belum tahu apakah dua patogen tersebut yang menyebabkan CCD, ataukah koloni CCD lebih cenderung menyerah pada dua patogen.

“Untuk membuktikan sebab dan akibatnya, kami harus mengisolasi virus dan jamur dari koloni lebah, dan kemudian menginfeksi ulang koloni tersebut dengan virus dan jamur yang sama,” kata Bilimoria.

Pada bagian selanjutnya dari proyek penelitian ini, Bilimoria akan mengisolasi virus dari lebah yang terinfeksi.

“Begitu kami mengisolasi dan mengidentifikasi virus, kami akan memiliki cara untuk memantaunya,” katanya. “Lebih mudah untuk memerangi masalah jika kita tahu apa yang menjadi pelakunya.”

Sumber: sciencedaily.com
Berita di atas berasal dari bahan-bahan yang disediakan oleh Universitas Texas Tech.
Jurnal Referensi:
Walter S. Leal, Jerry J. Bromenshenk, Colin B. Henderson, Charles H. Wick, Michael F. Stanford, Alan W. Zulich, Rabih E. Jabbour, Samir V. Deshpande, Patrick E. McCubbin, Robert A. Seccomb, Phillip M. Welch, Trevor Williams, David R. Firth, Evan Skowronski, Margaret M. Lehmann, Shan L. Bilimoria, Joanna Gress, Kevin W. Wanner, Robert A. Cramer. Iridovirus and Microsporidian Linked to Honey Bee Colony Decline. PLoS ONE, 2010; 5 (10): e13181 DOI: 10.1371/journal.pone.0013181

Gun HS
There's only one thing I figured about myself: Complex
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.