Diposting Rabu, 6 Oktober 2010 jam 5:04 pm oleh The X

Gammaherpesvirinae

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 6 Oktober 2010 -


Prototipe virus subfamili ini adalah virus Epstein-Barr (herpesvirus (gamma) manusia 4; herpesvirus manusia 4, HHV4; spesies tipe dari genus Lymphocryptovirus. Herpesvirus lainnya yang diterima atau diajukan sebagai anggota subfamili ini termasuklah Herpesvirus saimiri (inang alami utama: monyet tupai, Saimiri sciureus),  herpesvirus kuda 2 (EHV2); Herpesvirus ateles (inang alami utama: monyet laba-laba, , Ateles spp), herpesvirus ayam 1 (virus penyakit Marek), herpesvirus ayam 2 (herpesvirus kalkun) dan herpesvirus leporid 1 (herpesvirus kelinci).

Struktur Herpesvirus

Gammaherpesvirus beragam dalam durasi siklus replikasinya dan dalam tipe CPE yang dihasilkannya. Mereka umumnya mampu mereplikasi dalam sel limfoblastoid, dan sebagai juga mampu melakukan lisis pada sel epiteloid dan fibroblastoid. Dalam limfosit B atau T (menurut virusnya), infeksi sering tidak menghasilkan produksi virion turunan; egnom virus dapat tinggal di dalam sel dengan ekspresi gen virus minimum dan tanpa lisis sel, atau sel dapat mengalami lisis tanpa membentuk virion lengkap. Infeksi laten in vivo tampaknya terjadi umumnya dalam sel limfoid.

Herpes Simplex

Penambahan terbaru dalam subfamili ini adalah herpesvirus (gamma) manusia 8 (herpesvirus manusia 8, HHV8). Genom dilaporkan sekitar 170 kb namun beraneka ukuran di beraneka isolat (karena peristiwa duplikasi); ia mencakup barisan yang mirip dengan gen pengaturan manusia (misalnya yang menyandikan sebuah siklin dan sebuah sitokin). HHV8 memiliki tropisme untuk limfosit B (dan juga menginfeksi sel endotelial) dan ia berasosiasi dengan limfoma sel-B dan sarkoma Kaposi. Aktivasi HHV8 laten in vitro telah dicapai oleh demetilasi daerah promotor dari sebuah transaktivator.

Referensi

1. Roizman, B. (ed.); 1982. The Herpesviruses, Volume 1. Plenum Press.

2. Brown, F. The Classification and Nomenclature of Viruses: Summary of Results of Meetings of the International Committee on Taxonomy of Viruses in Sendai, September 1984. Intervirology 1986;25:141-143

3.  Levy, J. A. 1997. Three new human herpesviruses (HHV6, 7, and 8). Lancet 349:558-563

4.        Paul Singleton and Diana Sainsbury. 2006 Dictionary of Microbiology and Molecular Biology, Third Edition John Wiley & Sons Ltd.

5.  YQ Huang, JJ Li, BJ Poiesz, MH Kaplan, and AE Friedman-Kien. Detection of the herpesvirus-like DNA sequences in matched specimens of semen and blood from patients with AIDS-related Kaposi’s sarcoma by polymerase chain reaction in situ hybridization. Am J Pathol 1997 150: 147-153

6. Jiguo Chen, Keiji Ueda, Shuhei Sakakibara, Toshiomi Okuno, Carlo Parravicini, Mario Corbellino, and Koichi Yamanishi. Activation of latent Kaposi’s sarcoma-associated herpesvirus by demethylation of the promoter of the lytic transactivator. PNAS 2001 98 (7) 4119-4124

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.