Diposting Senin, 4 Oktober 2010 jam 8:13 pm oleh The X

Citra galaksi elegan dalam cahaya infra merah

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 4 Oktober 2010 -


NGC 1365 adalah sebuah anggota kluster galaksi Fornax dan berada sekitar 60 juta tahun cahaya dari Bumi. Ia merupakan salah satu galaksi spiral berpalang yang paling dalam dikaji dan kadang diberi nama Galaksi Spiral Berpalang Raksasa karena bentuknya yang sangat sempurna, dengan palang lurus dan dua lengan spiral luar yang besar. Dekat dengan pusatnya ada juga struktur spiral kedua dan seluruh galaksi ditaburi garis debu yang indah.

Galaksi ini adalah laboratorium yang ideal bagi para astronom untuk mempelajari bagaimana galaksi spiral terbentuk dan ber-evolusi. Citra-citra inframerah dari HAWK-I sedikit sekali dipengaruhi debu yang mengaburkan sebagian galaksi daripada citra cahaya tampak dan mereka mengungkapkan dengan jelas pendaran dari sejumlah besar bintang di palang maupun lengan spiralnya. Data ini diambil untuk membantu para astronom memahami aliran kompleks bahan di dalam galaksi dan bagaimana ia mempengaruhi reservoir gas tempat lahirnya bintang-bintang. Palang yang besar mempengaruhi bentuk medan gravitasi galaksi dan membawa pada daerah dimana gas terkompresi dan pembentukan bintang terpicu. Banyak kluster bintang muda raksasa terlacak di lengan spiral utama dan masing-masing memuat ratusan atau ribuan bintang muda cemerlang yang usianya kurang dari sepuluh juta tahun saja. Galaksi ini terlalu jauh untuk menampilkan citra bintang individual dan sebagian besar gumpalan yang tampak dalam citra adalah kluster bintang muda. Di keseluruhan galaksi, bintang terbentuk pada tingkat sekitar tiga kali massa Matahari per tahun.

Citra terbaru NGC 1365 yang berada di kluster galaksi Fornax, 60 juta tahun cahaya dari Bumi. Citra diambil dengan filter Y,J,H dan K dengan waktu paparan 4, 4, 7 dan 12 menit. (Credit: ESO/P. Grosbøl)

Sementara palang dari galaksi ini terdiri dari banyak bintang tua yang telah lama meninggalkan masa jayanya, banyak bintang baru lahir di rahim awan gas dan debu di spiral dalam dekat dengan nukleus. Palang ini juga menyalurkan gas dan debu secara gravitasional kedalam pusat galaksi, dimana para astronom menemuukan bukti keberadaan lubang hitam super masif, tersembunyi dengan baiknya diantara begitu banyak bintang baru yang cemerlang.

NGC 1365, termasuk kedua lengan spiral luarnya, terentang sekitar 200 ribu tahun cahaya. Bagian berbeda dari galaksi memiliki waktu berbeda untuk melakukan rotasi penuh mengelilingi inti galaksi, dengan bagian luar palang menyelesaikan satu putaran dalam 350 juta tahun. NGC 1365 dan galaksi lain yang setipe dengannya semakin banyak ditemukan belakangan ini dengan pengamatan terbaru kalau Bima Sakti kita sendiri ternyata adalah sebuah galaksi spiral berpalang. Galaksi demikian cukup umum ditemukan – dua pertiga galaksi spiral memiliki palang, dan mempelajari yang lainnya akan membantu para astronom memahami rumah galaktik kita sendiri.

Diterjemahkan dari Sciencedaily

Referensi silang : European Southern Observatory – ESO.

Video resmi

PR Video eso1038a

PR Video eso1038b

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.