Diposting Kamis, 30 September 2010 jam 10:22 pm oleh The X

Virus Bromo

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 30 September 2010 -


Virus bromo atau bromovirus adalah akronim dari brome mosaic virus. Ia adalah kelompok virus tanaman yang mengandung ssRNA tripartit, masing-masing menginfeksi sejumlah tanaman; transmisi mekanisnya dapat terjadi secepatnya, dan banyak anggotanya ditularkan oleh kumbang. Anggota tipe: brome mosaic virus. Anggota lain: broad bean mottle virus; cowpea chlorotic mottle virus.

Virion berbentuk ikosahedral dengan diameter sekitar 26 nano, mengandung satu spesies protein jaket. Genom: tiga molekul sense positif linier ssRNA – RNA1 (MWt ca. 1.1 x 106), RNA2 (MWt ca. 1.0 x 106), dan RNA3 (MWt ca. 0.7 x 106); ‘RNA4’ (MWt ca. 0.3 x 106), protein jaket mRNA juga di dalamnya. Sebuah partikel bromovirus dapat mengandung satu molekul RNA1, satu molekul RNA2, atau satu molekul dari tiap RNA3 dan RNA4; tiga partikel berbeda dapat memiliki Sw20 yang sama dan ketiganya perlu untuk infektivitas. RNA masing-masing memiliki sebuah ujung tudung 5’ dan sebuah struktur mirip t-RNA (yang menerima tirosin) pada ujung 3’. Rakitan virus terjadi di sitoplasma; rakitan kristalin partikel virus dan inklusi sitoplasmik granular dapat terbentuk.

Kumpulan bromovirus

Referensi

  1. Singleton, P., Sainsbury, D. 2006. Dictionary of Microbiology and Molecular Biology, 3rd Edition. Wiley.
  2. Tamai A, Kubota K, Nagano H, Yoshii M, Ishikawa M, Mise K, Meshi T. Cucumovirus- and bromovirus-encoded movement functions potentiate cell-to-cell movement of tobamo- and potexviruses. Virology. 2003 Oct 10;315(1):56-67.
  3. Microbiology Procedure. 2010. Bromovirus Group – Brome Mosaic Virus (BMV)
  4. Anna Urbanowicz, Magdalena Alejska, Piotr Formanowicz, Jacek Blazewicz, Marek Figlerowicz, and Jozef J. Bujarski.Homologous Crossovers among Molecules of Brome Mosaic Bromovirus RNA1 or RNA2 Segments In Vivo. Journal of Virology, May 2005, p. 5732-5742, Vol. 79, No. 9

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.