Treponema
Suka dengan artikel ini?
Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh. Login
Rabu, 29 September 2010 - Treponema adalah sebuah genus bakteri gram negatif dari famili Spirochaetaceae yang muncul sebagai parasit atau patogen di bagian tubuh manusia dan hewan
Beberapa spesies bersifat anaerobik, sementara yang lain, (termasuk T. carateum dan T. pallidum) sekarang dipandang mikroaerofil. Selnya berbentuk heliks, 0.1 – 0.4 x 5 – 20 mikron, dan motil; mereka sulit diwarnai oleh pewarna Gram namun mudah lewat metode pengendapan perak.
T. pallidum, T. carateum dan T. paraluiscuniculi belum tumbuh dalam media bebas sel, dan terpropagasi misalnya secara intratestikular pada kelinci. Spesies anaerobik lainnya tumbuh dalam media kompleks dan memiliki metabolisme fermentasi; prosedur isolasinya berbasis misalnya pada insensitivitas pada rifampicin, atau pada kemampuan sel bermigrasi lewat sebuah saringan selaput (ukuran pori 0.2 mikron) kedalam, dan menembus medium agar-agar yang sesuai. GC%: 25–54. Species tipe: T. pallidum.
T. bryantii.
Muncul pada perut bovine; sel berukuran diameter sekitar 0.3 mikron. Subur dalam media yang mengandung isobutirat, pyridoksal, asam folat, biotin, tiamin dan niasinamida. GC%:ca. 36.
T. carateum.
Agen penyebab Pinta. Selnya sama dengan T. pallidum (q.v.).
T. denticola.
Muncul di mulut (khususnya di margin gusi gigi) manusia dan primata; diameter sel < 0.2 mikron. Subur di medium pepton – ekstrak ragi – serum. GC%: 37–38.
T. hyodysenteriae.
Patogen babi. Diameter sel hingga sekitar 0.4 mikron; ada 8 atau 9 flagela periplasmik muncul di tiap ujung sel. Subur dalam tripticase – broth kedelai yang mengandung 10% serum fetal calf dan di inkubasi dalam 10% karbon dioksida; menghasilkan haemolisis nyata
T. innocens.
Muncul pada pencernaan anjing dan babi namun tampaknya tidak patogen. Sel sama ukuran dan strukturnya dengan T. hyodysenteriae. Dapat disuburkan; haemolitik lemah.
T. minutum.
Spesies non patogen yang hadir di kelamin. Selnya berdiameter 0.2 mikron atau kurang; ada 2 atau 3 flagella periplasmik muncul di tiap ujung sel. Subur pada agar-agar serum – ekstrak ragi – pepton. GC%: 37.
T. pallidum.
Sel berbentuk heliks, diameter < 0.2 mikron (umumnya 0.13-0.15 mikron), dengan ujung lancip; 3 atau 4 flagela periplasmik di tiap ujung sel. Motil. Tampaknya mikroaerofilik. GC%: 52–54. Ada tiga subspecies: T. pallidum subspesies pallidum, subspesies pertenue (sebelumnya T. pertenue), dan subspesies endemicum.
T. pallidum subspesies pallidum adalah penyebab penyakit menular seksual sifilis yang terjadi di penjuru dunia
T. pallidum subspesies pertenue adalah penyebab penyakit yaws.
T. pallidum subspesies endemicum adalah agen penyebab sifilis endemik non venereal manusia – yang terjadi di Afrika, Timur Tengah, Asia Tenggara dan bekas Yugoslavia, dan yang dapat ditransmisikan misalnya lewat fomites.
Ketiga subspesies ini bereaksi serupa pada uji serologi sifilis.
T. paraluiscuniculi.
Agen penyebab penyakit mirip sifilis pada kelincil. Selnya sama dengan T. pallidum.
T. phagedenis
Spesies non patogen. Sel berbentuk heliks, diameter 0.2 – 0.25 mikron dengan ujung tumpul; 3 hingga 8 flagela periplasmik muncul di tiap ujung sel. Dapat tumbuh dalam media serum – ekstrak ragi – pepton. Dua biovar (reiter dan kazan) dapat dibedakan secara antigenik dan juga lewat perbedaan biokimia kecil. GC%: 38–39.
T. refringens.
Spesies non patogen, muncul pada mikroflora normal di kelamin manusia; di isolasi dari condyloma acuminatum dan lesi sifilitik. Sel berdiameter 0.2 – 0.25 mikron, dengan 2-4 flagela periplasmik di tiap ujung. Subur dalam media serum – ekstrak ragi – pepton. GC%:39–43.
T. scoliodontum.
Muncul di perut manusia. Diameter Sel kurang dari 0.2 mikron. Subur dalam media kaya serum.
T. socranskii.
Spesies oral, tiga subspesies telah di isolasi dari periodontia manusia.
T. succinifaciens.
Muncul pada pencernaan babi. Sel berdiameter hingga 0.3 mikron. GC%: 36.
T. vincenti
Sebelumnya Borrelia vincentii. Muncul dalam mulut manusia dan berasosiasi dengan angina vincent. Sel berdiameter 0.2 – 0.25 mikron, dengan 4-6 flagela periplasmik di tiap ujung. Subur dalam media serum – ekstrak ragi – pepton.
Referensi
1. Jacques Izard, Christian Renken, Chyong-Ere Hsieh, Daniel C. Desrosiers, Star Dunham-Ems, Carson La Vake, Linda L. Gebhardt, Ronald J. Limberger, David L. Cox, Michael Marko, and Justin D. Radolf. Cryo-Electron Tomography Elucidates the Molecular Architecture of Treponema pallidum, the Syphilis Spirochete. Journal of Bacteriology, 2009; 191 (24): 7566
2. Harper KN, Ocampo PS, Steiner BM, George RW, Silverman MS, et al. (2008) On the Origin of the Treponematoses: A Phylogenetic Approach. PLoS Negl Trop Dis 2(1): e148.
3. University of Central Florida (2009, June 6). Newly Discovered Reactions From An Old Drug May Lead To New Antibiotics. ScienceDaily.
4. Herbert M. Matthews and Joann M. Kinyon. Cellular Lipid Comparisons Between Strains of Treponema hyodysenteriae and Treponema innocens. Int J Syst Bacteriol 1984 34: 160-165
5. Robert M. Smibert, John L. Johnson, and Richard R. Ranney. Treponema socranskii sp. nov., Treponema socranskii subsp. socranskii subsp. nov., Treponema socranskii subsp. buccale subsp. nov., and Treponema socranskii subsp. paredis subsp. nov. Isolated from the Human Periodontia. Int J Syst Bacteriol 1984 34: 457-462.
6. Singleton, P., Sainsbury, D. Dictionary of Microbiology and Molecular Biology. 3rd Edition. 2006, Wiley.
- Tujuan Hidup yang Lebih Besar Melindungi Perubahan Berbahaya di Otak yang Berasosiasi dengan Penyakit Alzheimer
- Resiko Cacat Lahir Lebih Tinggi pada Reproduksi yang Dibantu
- Pandangan Berbeda Mengenai Tuhan Mempengaruhi Perilaku Mencontek
- Manfaat Pengasuhan Anak Bermutu Tinggi Tetap Terasa Ketika Individu telah Berusia 30 Tahun
- Korupsi Menghambat Pertumbuhan Ekonomi Negara Berpenghasilan Rendah
- Asal Usul Suku-Suku Di Indonesia
- Kelelawar, Paus, dan Bio-Sonar: Temuan Baru Tentang Perilaku Mencari Makan Paus Mengungkapkan Konvergensi Evolusi Mengejutkan
- Tuhan dan Sains Modern (Part 11): Penutup
- Untuk Mendorong Kepuasan Konsumen, Pemilik Harus Memperhatikan Kepuasan Kerja Karyawan
- Kepulauan Pasifik di Khatulistiwa Dapat Menjadi Tempat Pengungsian Terumbu Karang dalam Iklim yang Menghangat Karena Perubahan Arus Samudera



