Diposting Rabu, 29 September 2010 jam 6:52 pm oleh The X

Kalender Astronomi Oktober 2010

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 29 September 2010 -


Beberapa bisa dilihat oleh mata tanpa alat, beberapa perlu bantuan teropong, beberapa lagi memerlukan teleskop.  Berikut adalah peta bintang untuk wilayah Indonesia, pada bulan oktober 2010. Kamu  bisa mendapatkan petanya di October 2010 Sky for Tropical Region

Perhatikan objek-objek ini belum tentu dapat sepenuhnya terlihat karena selain tergantung pada cuaca (tutupan awan) juga tergantung pada pencahayaan dan alat yang digunakan. Idealnya ia bisa diamati seluruhnya jika langit malam cerah, kondisi bumi gelap tanpa cahaya lampu dan alat untuk melihatnya adalah teleskop. Magnitud menandakan ukuran terangnya benda langit. Benda paling redup di langit memiliki magnitud +6. Semakin besar magnitud, semakin redup ia. Semakin kecil magnitud, semakin terang benda tersebut.  Bagi yang bingung dimana barat itu, Barat tepat berada di arah matahari terbenam. Ia tidak bergeser jauh sekarang karena baru saja tanggal 23 September kemarin ia melewati autumnal equinox.

Nah, jadi apa saja yang bisa kita saksikan pada malam bulan Oktober 2010? Kamu perlu berpanduan pada peta di atas untuk memahami lokasi dan objek yang disebutkan di sini.

Tanggal 1

Kalau cuaca bagus, atau kamu berada di pesawat, Saturnus bisa terlihat pada pagi hari. Jam 8 WIB Saturnus konjungsi dengan matahari.

Komet 103P/Hartley berada sekitar 1.5 derajat di selatan bintang Schedar (alpha Cassiopeiae) di sepertiga terakhir malam. Magnitud bintang ini +2.2 sementara kometnya hanya +5.8.  Jadi kometnya hanya dapat dilihat dengan teleskop. Schedar mudah anda temukan, letaknya di antara arah utara dan timur laut.

Sekarang juga saat terbaik untuk melihat Yupiter. Ia ada hampir di atas kepala di rasi Pisces. Perhatikan saja benda langit paling terang di atas sana. Itulah Yupiter. Magnitudnya -2.7. Uranus juga ada di rasi Pisces sekarang, tapi sulit sekali di lihat, magnitudnya +5.7. Itu mengapa orang zaman kuno mengira langit hanya ada tujuh lapis, ya karena mereka hanya tahu planet sampai Saturnus saja.

Komet Hartley 2 (103P)

Tanggal 3

Ada bulan sabit yang indah di timur. Dengan teropong biasa kamu bisa melihat kluster sarang lebah (Praesepe/ M44) hanya 4 derajat di utara bulan. Praesepe dikatakan sebagai Kluster sarang lebah karena ia bukanlah bintang tunggal, tapi kumpulan ribuan bintang bergerombol membentuk satu kesatuan gerak.

Kluster bintang M44

Tanggal 4

Bulan jauh dari komet 103P/Hartley jadi kalau langit cerah mungkin kamu bisa melihatnya di dekat Cassiopeia arah antara Utara dan Timur laut. Bulan sendiri berada di dekat Regulus, pada jam 4 subuh.

Posisi bintang Regulus di Rasi Leo

Tanggal 6

Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Istilahnya perigee. Kamu bisa melihatnya jam 2 pagi.

Tanggal 7

Bulan baru. Alias gak ada bulan.

Tanggal 8

Komet 103P/Hartley sudah ada dekat sekali dengan kluster ganda di Perseus pada waktu subuh.

Tanggal 9

Venus dan Bulan sangat dekat pada jam 2 subuh. Bulan bentuknya sabit di arah selatan, naik 20 derajat. Magnitud Venus -4.4 jadi sangat terang. Ia ada di 3 derajat sebelah tenggara bulan.

Bulan berderet dengan Venus, Regulus dan Saturnus

Tanggal 10

Bulan di dekat Mars. Magnitud Mars +1.5.

Tanggal 12

Bulan ada di cakrawala barat di dekat bintang maharaksasa Antares jam 00 tengah malam. Bintang ini magnitudnya +1 dan berwarna merah. Kamu akan mudah melihatnya. Ia adalah bintang merah yang ada di rasi scorpio. Kalau kamu melihat bentuk seperti kalajengking dengan ekor merah di barat, nah itulah Antares.  Jaraknya 600 tahun cahaya dari Bumi. Dia disebut maharaksasa karena besarnya setara dengan 260 juta kali volume matahari. Bayangkan betapa kecilnya ia di lihat dari sini.

Bintang Antares diselubungi kabut bintang (pojok kiri atas)

Tanggal 13

Bulan juga ada di samping Antares saat ini.

Tanggal 14

Bulan seperempat. Menuju purnama.

Tanggal 15

Planet cebol Eris mencapai oposisi dengan rasi Cetus. Tapi kamu akan sulit melihatnya karena magnitudnya +18.7. Hanya teleskop yang dilengkapi CCD bisa mengambil citranya.

Planet Eris dalam citra seniman ilmiah NASA

Tanggal 16

Bintang Mira mencapai terang maksimum sekarang yaitu +3.4. Mudah dilihat dengan mata tanpa alat di rasi Cetus. Mira jaraknya 130 tahun cahaya. Bintang ini terkenal karena ia termasuk jenis variabel. Artinya terangnya berubah-ubah dalam sebuah siklus yang panjangnya 332 hari. Malam ini adalah malamnya yang paling terang, terangnya Mira seperti ini hanya bisa dinikmati hampir setahun lagi loh. Mira itu sendiri artinya “Wonderful” karena keunikannya itu.

Lokasi Umum Mira (Omicron ceti)

Tanggal 17

Merkurius konjungsi dengan matahari jam 8 malam. Lihat di arah terbenamnya matahari.

Tanggal 18
Bulan dalam posisi apogee, titik terjauh dari bumi pada jam 1 tengah malam.

Tanggal 20

Bulan berada di dekat Yupiter. Jaraknya cuma 8 derajat di timur laut Yupiter. Walau begitu magnitud Yupiter masih -2.7. Jadi ia masih terlihat jelas sekali. Padahal bintang-bintang di sekitarnya sudah tenggelam dalam cahaya bulan.

Tanggal 22

Saat terbaik melihat Neptunus. Ia ada di rasi Capricorn sekarang. Tapi kamu hanya bisa melihatnya dengan bantuan alat karena magnitudnya +7.8

Tanggal 23

Bulan purnama.

Tanggal 24

Bulan berada di sebelah barat Pleiades sejauh 7 derajat pada jam 7 malam. Pleiades adalah kluster terbuka. Saat fajar, bulan sudah mendekati Pleiades hingga hanya 4 derajat saja. Pleiades adalah kelompok bintang yang mengagumkan dan bisa kamu temukan dengan melihat posisi bulan, geser saja ke timur sedikit. Jaraknya ke Bumi 399 tahun cahaya.

Bintang-bintang di kluster Pleiades

Tanggal 26

Bulan di dekat Aldebaran.

Tanggal  29

Venus berbaris di depan matahari sekarang. Istilahnya konjungsi. Mulai sekarang Venus akan selalu muncul di subuh hari, seperti seorang pengawal raja, terbit sebelum terbitnya matahari dan kemudian tenggelam dalam terangnya sinar matahari. Bulan sendiri ada di dekat Pollux jam 7 malam.

Tanggal 30

Planet cebol Eris akan lewat 2 juta km di dekat bumi. Magnitudnya +12. Tapi karena jaraknya dekat sekali, walaupun dapat di lihat, ia akan sangat singkat melintasi langit. Bulan sendiri kembali ada di dekat kluster M44 (sarang lebah) jam 9 malam.

Kapanpun di malam bulan oktober

Kamu bisa fokus ke daerah Cygnus. Ini daerah yang sangat kaya karena merupakan daerah piringan Bima Sakti. Itu loh, garis biru muda di peta bintang. Ada beberapa objek menarik yang bisa dilihat disini, tapi sebagian besar adalah objek yang magnitudnya sangat lemah sehingga hanya dapat dilihat dengan teleskop. Objek yang bisa dilihat tanpa bantuan alat adalah M39. Kamu bisa temukan posisinya di peta. M39 adalah kluster terbuka dengan magnitud +4.6. Dengan mata tanpa alat kamu mungkin hanya melihat bintang biasa yang sekabur kabut, tapi dengan teleskop 3 inci, kamu bisa melihat 30 bintang dalam pola segitiga. Dengan teleskop 6 inci, kamu bisa melihat 50 bintang disini.

Di antara M39 dan Deneb, diurutkan dari M39 semakin dekat ke Deneb adalah NGC 7082, NGC 7048 (nebula planeter), NGC 7039 (Kluster terbuka), NGC 7000 (Nebula Amerika Utara), dan IC 5067. Deneb adalah bintang terterang di rasi Signus yaitu sebesar +1. Jaraknya 1500 tahun cahaya dari Bumi. Seandainya matahari kita diganti Deneb, terangnya akan 60 ribu kali lebih terang dari Matahari.

Nebula Planeter NGC 7048

NGC 7082

NGC 7000 atau Nebula Amerika Utara

Referensi

  1. Wikipedia. 2010. Star map
  2. Wikisky.org
  3. Kym Thalassoudis. 2010. The Evening Sky Map
  4. Lawrence, P., Moore, P., Lakomiak, C. 2010. The Sky Guide October. Sky at Night.
  5. Dinah L Moche, 2009. Astronomy – A Self Teaching Guide. Wiley
The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.