Diposting Sabtu, 18 September 2010 jam 4:11 am oleh The X

Kapan Rangkuman Sifat Terbentuk?

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Sabtu, 18 September 2010 -


Bukti mengenai kapan dan bagaimana rangkuman sifat terbentuk, dan kapan mereka diakses, sangat konsisten dengan pertimbangan fungsional yang dibahas di atas. Secara dinamis, saat himpunan data peristiwa yang relevan kecil, penilaian sifat kepribadian tampaknya dibuat secara dominan pada basis episode perilaku yang diambil (misalnya Klein et al., 1997; Klein & Loftus, 1990, 1993a, 1993b; Klein, Loftus, Trafton, & Fuhrman, 1992; Sherman &Klein, 1994; namun lihat Klein, Sherman, & Loftus, 1996, untuk kualifikasi penting). Saat bukti perilaku tumbuh, penilaian semakin dibuat dengan mengakses rangkuman sifat yang muncul dan semakin berkurang dalam mengakses episode yang relevan. Saat jumalh pengalaman tinggi, rangkuman semantik berkembang baik, dan penilaian sifat dibuat dengan mengakses pengetahuan ini (misalnya Klein et al., 1997; Klein & Loftus, 1990, 1993a, 1993b; Klein, Loftus, Trafton, & Fuhrman, 1992; Schell et al., 1996). Proses ini lebih cepat daripada mengingat dan mempertimbangkaan saat-saat individual (misalnya Klein et al., 1989, 1997; Klein, Loftus, Trafton, & Fuhrman, 1992; Sherman & Klein, 1994), dan ia memotong dan menutupi rute penilaian lainnya (misalnya Klein & Loftus, 1993b, 1993c; Klein, Sherman, & Loftus, 1996; Sherman & Klein, 1994).

Bukti menyarankan kalau rangkuman sifat semantik dibangun berdasarkan episode perilaku yang merupakan masukan ke penyimpan episodik (misalnya Babey et al., 1998; Sherman, 1996; Sherman & Klein, 1994), walau suplementasi dari sumber informasi lain belum dihilangkan (misalnya Klein, Loftus, Trafton, & Fuhrman, 1992; Lord, 1993; Nelson, 1993a). Belum jelas apakah kedua penyimpan dibangun sejajar (dengan rangkuman di update saat episode baru muncul) ataukah ingatan semantik diturunkan dari penyimpan episodik setelah penumpukan sejumlah episode. Dalam sebarang peristiwa, individu yang cacat syaraf yang menunjukkan ketidak mampuan mengingat peristiwa individual (yaitu mengakses ingatan episodik) menunjukkan tidak adanya kecacatan pada kemampuan mereka membuat penilaian sifat yang akurat (contohnya Damasio, Tranel, & Damasio, 1989; M. K. Johnson, Kim, & Risse, 1985; Klein et al., 1999; Klein, Loftus, & Kihlstrom, 1996; Klein, Rozendal, & Cosmides, in press; Schacter et al., 1982; Tranel & Damasio,1993) dan bahkan mempertahankan kemampuan untuk merevisi penilaian sifat mereka berdasarkan episode baru yang tidak dapat mereka ingat (misalnya Tulving, 1993a).

Hal ini menunjukkan kalau pengingatan sadar episode perilaku tidaklah perlu untuk membuat penilaian sifat. Lebih jauh ia menyarankan kalau : Baik meng-update informasi semantik terjadi saat tiap episode dialami (dan bukan setelah, berdasarkan episode yang disimpan) atau prosedur yang terlibat dalam peng-update-tan tidak memerlukan akses sadar pada penyimpan episodik (misalnya Sherman & Klein, 1994; Tulving, 1993a; lihat juga Medin & Bettger, 1994; Riskey, 1979).

Kenapa Menyimpan Episode Setelah Rangkuman Sifat Terbentuk?

Dengan manfaat memiliki rangkuman sifat – akses cepat ke informasi, menghindari komputasi berlebihan dan mahal – kenapa ada lagi yang lain? Saat rangkuman sifat terbentuk – “Tom jarang berbuat jahat”, “Saya buasanya tenang” – kenapa tidak menyimpan sumber daya ingatan dengan membuang (atau menimpa) episode yang mendasarinya?

Sebuah rangkuman tidak memiliki informasi yang ada dalam episode dimana ia diturunkan. Mengingat rangkuman sifat mungkin lebih cepat daripada membangun penilaian pada jalur dari sebuah database episode, namun ini kurang akurat. Mempertahankan database ingatan episodik yang inseptif memecahkan beberapa masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh rangkuman sifat.

Mengevaluasi Ulang Kesimpulan

Informasi baru dapat menyebabkan episode sebelumnya di tafsir ulang, secara drastis merubah penilaian seseorang pada orang lain atau situasi. Keinginan Fred yang bersahabat untuk membantumu memperbaiki rumah mungkin berbeda secara nyata bila anda belajar kalau ia tertarik pada istrimu; keinginan Leslie untuk meminjamkan kamu uang tahu lalu dapat ditafsirkan ulang saat anda belajar kalau ia memiliki minat keuangan yang besar dan tersembunyi dalam melakukan hal tersebut. Bila episode hilang setelah ia dianalisa untuk membentuk penilaian rangkuman dari karakter Fred, mengevaluasi ulang tindakan masa lalu dengan informasi baru mengenai tujuan dan nilainya akan mustahil.

Mempertahankan database episode membantu bahkan saat sebuah penafsiran ulang drastis pada peristiwa masa lalu tidak diperlukan. Penilaian dapat di revisi dengan informasi baru: Bila penilaian kalau “Fred biasanya bersahabat” berdasarkan pada 30 episode, sebuah tindakan yang tidak bersahabat oleh Fred mestinya berpengaruh kecil pada penilaian bila ia hanya berbasis tiga episode saja (Cosmides & Tooby, 1996; lihat juga Babey et al., 1998; Sherman & Klein, 1994). Tanpa database asli, sulit mengetahui apakah informasi baru yang tidak konsisten harus merubah penilaian rangkuman seseorang, dan jika ya, berapa besar.

Lebih jauh, kelas referensi baru dapat dibentuk untuk menjawab pertanyaan baru. Anggap anda perlu memutuskan apakah teman baik anda akan menjadi karyawan yang bagus – sesuatu yang tidak pernah anda pertimbangkan sebelumnya. Bila sebuah database episode tersandikan yang kaya ada, ia diapat digeser untuk peristiwa yang relevan untuk membuat penilaian demikian (untuk pembahasan, lihat Cosmides & Tooby, 2000).

Menggunakan Nilai Credal

Mempertahankan informasi sumber memungkinkan seseorang mengevaluasi nilai credal pernyataan seseorang. Katakanlah Rhonda, yang segera berteman dengan anda saat anda memulai pekerjaan baru andaa, mengatakan pada anda banyak hal buruk mengenai teman kerja yang lain, Adam. Lama kemudian anda menemukan kalau Rhonda sudah lama mengawasinya sejak ia putus dengannya setahun lalu. Sebagai hasil, anda menyadari kalau semua kisah yang kamu dengar dari Rhonda bisa jadi tidak benar. Dalam membentuk kesan Adam, anda mengintegrasikan informasi dari banyak sumber. Salah satu sumber ini kemudian menjadi tidak reliabel.

Bagaimana anda bisa meng-update penilaian anda mengenai Adam? Rangkuman sifat Adam mana yang masih reliabel dan mana yang tidak? sebuah database episodik memungkinkan anda mengevaluasi ulang penilaian anda mengenai Adam. Database Adam milik anda dapat memuat episode dimana nada berinteraksi dengan Adam, episode dimana orang lain bercerita tentang Adam kepada anda, dan episode dimana Rhonda yang bercerita tentang Adam pada anda. sebuah database yang melestarikan episode-episode ini memungkinkan anda mempertimbangkan sumbernya: untuk memilah database dan memutuskan penilaian mana yang berdasarkan pada informasi yang benar dan mana yang diwarnai oleh kebohongan Rhonda. Bila episode dimana penilaian karakter Adam telah hilang, tidak ada cara memperbaiki segmen yang rusak dari penyimpanan semantik anda. Kemampuan menilai dan mengevaluasi ulang nilai credal dari komunikasi orang lain adalah mendasar pada organisme yang memiliki bahasa (Cosmides & Tooby, 2000).

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.