Diposting Kamis, 16 September 2010 jam 5:22 pm oleh The X

Genom Kakao Berhasil Dibariskan

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 16 September 2010 -


Pencapaian ini akan membantu mempertahankan pasokan kakao kualitas tinggi pada industri coklat Amerika Serikat senilai 17 miliar dollar AS. Ia juga melindungi kehidupan para petani kecil di penjuru dunia dengan mempercepat perkembangannya cukup lewat teknik pertanian tradisional. Hal ini karena kunci harta karun untuk menghasilkan tanaman kakao yang tahan kekeringan, penyakit dan hama sudah dibuka.

Usaha ini merupakan hasil dari pendampingan antara Jasa Penelitian Pertanian Departemen Pertanian AS; Mars, Inc., dari McLean, Va., salah satu pabrik coklat terbesar di dunia; para ilmuan dari Pusat Penelitian Thomas J. Watson milik IBM di Yorktown, New York, Lembaga Bioteknologi HudsonAlpha, Universitas negeri Washington, Universitas Indiana, Pusat Sumberdaya genom nasional, dan PIPRA (Sumberdaya Hak milik intelektual pertanian publik) di Universitas California – Davis.

Ketua tim dari departemen pertanian mencakup biologiwan molekuler David Kuhn dan genetikawan Raymond Schnell, keduanya dari Stasiun Penelitian Hortikultura Subtropis ARS di Miami, Florida, dan biologiwan komputasi ARS, Brian Scheffer dari Pusat Penelitian Negeri Jamie Whitten Delta di Stoneville, Missouri. ARS adalah Dewan penelitian ilmiah intramural utama dari Departemen Pertanian. Penelitian ini mendukung prioritas Departemen Pertanian AS untuk mengamankan pasokan makanan internasional dan komitmen Departemen Pertanian AS pada pertanian berkelanjutan.

Coklat merupakan produk berbahan baku kakao

“Karena bakat dan dedikasi yang disatukan dalam kerjasama ini, para peneliti dan petani akan mampu mempercepat perbaikan genetika tanaman kakao yang sekarang ditanam di negara tropis,” kata administrator ARS, Edward B. Knipling. “Hal ini bukan saja akan menguntungkan industri coklat, namun juga jutaan petani kecil yang akan mampu terus menggantungkan hidupnya pada kakao.”

Kakao berasal dari pohon kakao, Theobroma cacao. Benih pohon ini diproses menjadi biji kakao yang menjadi sumber kokoa, mentega coklat dan coklat. Namun penyakit jamur dapat menghancurkan tabung penyimpan biji dan menghabisi hingga 80 persen tanaman, dan menyebabkan kerugian 700 juta dollar AS per tahun.

Permintaan kakao dunia sekarang sudah melebihi produksi, dan ratusan ribu petani kecil dan pemilik tanah di negara tropis menggantungkan hidup mereka pada kakao. Diperkirakan 70 persen pasokan kakao dunia dipasok di Afrika Barat.

Para ilmuan di penjuru dunia telah mencari cara menghasilkan pohon kakao yang dapat menghambat evolusi hama dan penyakit, mampu bertahan terhadap kekeringan dan menghasilkan biji yang melimpah. Para peneliti ARS telah menguji varietas pohon kakao baru yang dikembangkan dengan penanda genetik. Namun pembarisan seluruh genom akan mempercepat proses pencarian penanda genetik untuk gen tertentu yang menyimpan sifat yang menguntungkan, dan akibatnya membuat petani mampu menghasilkan jenis baru yang lebih superior hanya lewat teknik persemaian tradisional.

Pembarisan genom kakao juga akan membantu para peneliti mengembangkan gambaran keseluruhan makeup genetik tanaman ini, mengungkapkan hubungan antar gen dan sifat, dan memperluas pemahaman bagaimana permainan genetika dan lingkungan menentukan kesehatan dan ketersediaan tanaman.

Tim peneliti juga akan terus mengembangkan kualitas dan menganalisa sifat barisan genom kakao dalam persiapan publikasi mereka dalam jurnal ilmiah.

Diterjemahkan dari sciencedaily

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.