Diposting Rabu, 11 Agustus 2010 jam 1:48 pm oleh The X

Ikan Beracun di Laut

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 11 Agustus 2010 -


Ada berbagai jenis ikan beracun di lautan di dunia. Zat racun yang mereka hasilkan biasanya bukan bertujuan untuk mengancam manusia, tapi untuk mempertahankan diri terhadap predator yang lebih besar. Walau beberapa jenis ikan buntal memiliki daging beracun, di Jepang mereka dipandang sebagai makanan yang lezat bila diolah dengan baik

Ikan Singa Merah (Pterois volitans)

Juga disebut ikan kalajengking. Ia adalah mahluk laut yang biasa dipelihara di akuarium. Ikan singa merah merupakan anggota famili Scorpaenidae, yang mencakup semua jenis ikan yang berduri dan beracun, seperti ikan kalajengking totol. Sirip dorsal ikan singa merah memiliki duri yang mengandung kantung kecil racun potensial, yang dipakainya untuk melindungi diri. Tubuhnya panjang dan siripnya lebar. Tingkat racun tergantung spesiesnya. Aslinya ikan ini ditemukan di Samudera Hindia dan Pasifik, serta Sri Lanka. Ukuran terbesarnya 38 cm. Di bawah mulutnya ada dua juluran yang dipakai untuk menyerang ikan atau udang-udangan kecil dengan menabraknya langsung dengan kepalanya.

Ikan buntal dalam kondisi santai

Ikan buntal sedang tegang

Ikan buntal

Ikan buntal memiliki racun 1200 kali lebih kuat daripada sianida. Dengan racun ini, ia dapat menyebabkan kematian bagi manusia. Di Jepang, ia disebut fugu. Ia mengandung tetratoksin, racun yang mematikan. Walau begitu, dagingnya sangat lezat sehingga orang Jepang berupaya mencari jalan untuk dapat memakannya tanpa terkena resiko kematian. Para koki menyebutnya raja ikan. Untuk dapat memasak ikan ini, kokinya harus mendapat ijazah dari sekolah yang khusus mengajarkan cara memasak fugu.

Saat terancam ikan buntal menghirup udara hingga perutnya membesar. Hatinya sangat beracun, begitu juga ususnya, namun yang paling mematikan dari ikan buntal adalah ovariumnya.

Ikan Kalajengking Totol

Ikan Kalajengking totol (Scorpaena plumieri)

Hati-hati berjalan tanpa alas kaki di tepi pantai. Bahkan dengan alas kaki saja, duri ikan kalajengking totol dapat menusuk kaki anda. Ikan ini bersembunyi di bawah pasir dengan duri menghadap ke atas. Mereka sendiri bisa dibilang sebagai batu yang hidup. Ikannya sangat pasif dan dapat hidup selama empat bulan hanya dengan diam saja sambil memakan ikan yang berenang di sekitar mulutnya.

Referensi

  1. Encyclopaedia Britannica. 2010. Fish
  2. “Spotted Scorpionfish, Scorpaena plumieri”. MarineBio.org. <http://marinebio.org/species.asp?id=551>.
  3. Tsang, Yi Yuen; Tsang, Anna S. P. (January 30, 2008). “Tetrodotoxin Poisoning”. Food Safety Focus. Centre for Food Safety.
  4. Whitfield, P; Gardner, T; Vives, SP; Gilligan, MR; Courtney Jr, WR; Ray, GC; Hare, JA (2003). “The Introduction and Dispersal of the Indo-Pacific Lionfish (Pterois volitans) Along the Atlantic Coast of North America.Also some Red Lion Fish had appeared in parts of Puerto Rico, Cuba and other parts of the Caribbean.”. In: SF Norton (ed). Diving for Science…2003. Proceedings of the American Academy of Underwater Sciences (22nd Annual Scientific Diving Symposium). http://archive.rubicon-foundation.org/4766.
The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Fans Facebook

Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.