Diposting Jumat, 6 Agustus 2010 jam 10:33 pm oleh The X

Orbs

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 6 Agustus 2010 -


Orbs adalah benda bulat yang sering muncul dalam foto. Orang awam bilang orbs itu semacam penampakan hantu. Ada juga yang bilang penampakan roh manusia. Pertanyaannya, kenapa saat di foto kelihatan, tapi sang pemotret itu sendiri, atau orang yang ada di sekitar pemotret tersebut, tidak melihatnya? Lebih masuk akal kalau orbs muncul dari perangkat kamera itu sendiri.

Orb Debu

Orbs itu anehnya, hanya ada pada potret modern. Perangkat fotografi yang resolusinya super besar. Nah, ini penjelasan ilmiahnya gini.

Debu Arang Tebal

Artifak orb itu tertangkap pada kondisi cahaya rendah dimana flash kamera dipakai. Seperti misalnya waktu malam atau di bawah air. Artifak ini tertangkap oleh kamera yang sangat kompak, karena pada jarak pendek antara lensa dan flash menurun pada sudut refleksi cahaya dengan lensa. Langsung mencereahkan aspek partikel menghadap lensa dan meningkatkan kemampuan kamera untuk menangkap cahaya yang dicermunkan dari partikel yang secara normal tidak terlihat.

Artifak orb dapat dihasilkan dari pencerminan balik cahaya pada partikel padat (misalnya debu, serbuk sari), partikel cair (butiran air, misalnya hujan) atau material asing lainnya dalam lensa kamera.

Artifak foto yang dihasilkan biasanya tampak sebagai lingkaran putih atau semi transparan, walaupun dapat pula terjadi dalam seluruh spektrum cahaya, cincin ungu atau aberasi warna lainnya. Dengan butiran hujan, gambar dapat menangkap cahaya yang lewat menembus butiran air tersebut sehingga membuat efek pelangi kecil.

Jika dalam kondisi di bawah air, partikel seperti pasir atau hewan laut kecil yang dekat dengan lensa, tak terlihat oleh penyelam, mencerminkan cahaya dari flash yang menyebabkan artifak orb muncul dalam gambar. Sebuah flash jenis strobe, yang berjarak cukup jauh jaraknya dari lensa, dapat menghilangkan artifak seperti ini.

Ini diagram kondisi bawah air. Dalam diagram A, sisi partikel langsung berjejer dengan lensa kamera dicerahi oleh flash, dan karenanya kamera akan lebih mungkin merekam adanya orb. Dalam diagram B, sisi partikel yang dicerahkan oleh flash tidak menghadapi lensa dan karenanya tidak terekam.

Udah tahu bedanya? Itulah orbs. Cuma masalah tukang fotonya kurang profesional. Gak usah nyalahin hantu atau roh deh.

Referensi

Wikipedia. Orb (Optic)

Ghost Gadgets. 2007. The Truth Behind ‘Orbs’. http://www.ghostgadgets.com/_knowledge/orbs.html

Science of Orb Photos. Eksperimen yang membuktikan orb merupakan hasil kebetulan dari posisi kamera terhadap lokasi potret. http://www.thebutterflygift.com/index.php/Articles/Science-of-Orb-Photos.html. Mark Kimura, Ph.D.

Situs penjelasan ilmiah Orb. http://www.theorbzone.com/

Sir David Brewster (1833). A Treatise on Optics (First American Edition ed.). Philadelphia: Carey, Lee, and Blanchard.

Gary Nugent. “The Ultraviolet Filter”. great-landscape-photography.com. http://www.great-landscape-photography.com/ultraviolet-filter.html.

Mitchell, T. et al. Proceedings of the Electron Microscopy Society of America (EMSA), 1984.

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.