Diposting Jumat, 6 Agustus 2010 jam 9:33 pm oleh The X

Asal Usul Moralitas

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Jumat, 6 Agustus 2010 -


Moralitas adalah perasaan benar atau salahnya sesuatu. Ia erat kaitannya dengan etika yaitu perasaan baik tidaknya sebuah perbuatan. Asal usul moralitas modern telah lama dipelajari dalam psikologi, filsafat maupun ilmu syaraf. Apakah landasan etika kita muncul dari kemampuan kita berpikir rasional ataukah dari emosi kita yang lebih purba? Penelitian-penelitian menunjukkan dukungan bahwa moralitas kita sebenarnya berasal dari leluhur hewani kita.

Bukti kalau moralitas berasal dari masa sebelum berpikir rasional di dukung oleh studi pada primata. Simpanse misalnya, kdang menyelam untuk menyelamatkan temannya atau menolak makan bila hal tersebut dapat mencegah temannya terluka. Itu memang bukan berarti mereka mahluk yang cukup bermoral, “namun hal itu menunjukkan kalau moralitas atau aturan moral kita bukan semata buatan agama atau filsafat.” Jelas Frans de Waal, seorang ahli primata dan psikologi di Universitas Emory. Penelitian de Waal menunjukkan kalau moralitas kita tumbuh dari kecenderungan sosial leluhur kita. Ini petunjuk kalau paling tidak sebagian dari moralitas kita merupakan hasil evolusi, seperti yang telah dipaparkan oleh Charles Darwin. Anjing, misalnya, tampak memiliki perasaan “keadilan”, kata profesor Marc Bekoff, dari Universitas Colorado di Boulder. Ia mengamati naluri moralitas pada anjing saat mereka bermain. “Hewan tahu mana yang benar dan mana yang salah,” kata beliau

Bila moralitas bersifat naluriah bukannya sesuatu yang dipelajari, maka ia pastinya punya jejak biologis. Penelitian menunjukkan kalau keputusan moral melibatkan bagian tertentu otak yang berhubungan dengan kecenderungan prososial dan pengaturan emosi, seperti korteks prefrontal ventromedial. Dalam scan otak, daerah ini menyala bila subjek memilih menyumbangkan uang untuk amal, dan mereka yang mengalami kerusakan otak di daerah ini, memiliki perilaku moralitas yang menyimpang. Beberapa dilema etis juga mengaktifkan bagian-bagian otak yang terlibat dalam pembuatan keputusan rasional, seperti korteks singulata anterior. Hal ini menunjukkan kalau fungsi otak tingkat tinggi juga dapat menyumbang dalam moralitas kita, walaupun bila pada dasarnya ia berakar dari emosi.

Referensi

Frans B. M. de Waal; Kristin Leimgruber; Amanda R. Greenberg. 2008. Giving is self-rewarding for monkeys. Proceedings of the National Academy of Sciences

Grant et al. Cortical thickness and pain sensitivity in Zen meditators.. Emotion, 2010; 10 (1): 43

Liane Young, Antoine Bechara, Daniel Tranel, Hanna Damasio, Marc Hauser, Antonio Damasio. Damage to ventromedial prefrontal cortex impairs judgment of harmful intent. Neuron, 2010;

Liane Young, Joan Albert Camprodon, Marc Hauser, Alvaro Pascual-Leone, Rebecca Saxe. Disruption of the justify temporo-parietal junction with transcranial magnetic stimulation reduces the role of beliefs in moral judgments. Proceedings of the National Academy of Sciences, 2010

Luís Moniz Pereira, Ari Saptawijaya. Modelling Morality with Prospective Logic. Progress in Artificial Intelligence, 2007; 487499

Michael Inzlicht, Alexa M. Tullett. Reflecting on God: Religious Primes Can Reduce Neurophysiological Response to Errors. Psychological Science, 2010;

Robert Kurzban, Amber Dukes, Jason Weeden. Sex, drugs and moral goals: reproductive strategies and views about recreational drugs. Proceedings of the Royal Society B, 2010

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.