Diposting Rabu, 14 Juli 2010 jam 6:53 pm oleh The X

Ingatan dilihat dari sisi filsafat

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 14 Juli 2010 -


Karya : John Sutton. Februari 2010. Stanford Encyclopedia of Philosophy

Ingatan’ melabel sekumpulan kapasitas kognitif dimana kita mempertahankan informasi dan merekonstruksi pengalaman masa lalu, biasanya untuk tujuan masa kini. Ingatan adalah salah satu cara paling penting dimana sejarah kita mempengaruhi tindakan dan pengalaman kita sekarang. Paling jelas, kemampuan manusia mengingat episode khusus yang telah lama berlalu dalam hidup kita sangat umum dan membingungkan, dan inilah kunci utama identitas personal. Ingatan tampaknya menjadi sebuah sumber pengetahuan. Kita ingat pengalaman dan peristiwa yang tidak terjadi sekarang, sehingga ingatan kita berbeda dari persepsi kita. Kita mengingat peristiwa yang memang benar-benar terjadi, sehingga ingatan kita tidak seperti khayalan murni. Namun, dalam prakteknya, ada interaksi yang kuat antara mengingat, mempersepsi, dan berkhayal. Mengingat sering disertai dengan emosi, dan terlibat dalam kondisi afektif diperluas seperti cinta dan penyesalan, dan tindakan signifikan secara sosial, seperti berjanji dan mengenang. Ia mendasar bagi sebagian besar penalaran dan pengambilan keputusan, baik individual maupun kolektif. Ia terhubung secara kabur dengan peristiwa bermimpi. Sebagian ingatan dibentuk oleh bahasa, sebagian lagi oleh citra. Sebagian besar kehidupan moral dan sosial kita tergantung secara aneh dengan keberadaan kita di dalam waktu. Ingatan menjadi salah dalam peristiwa yang aneh dan minor, atau dramatis dan menghancurkan.

Walau pemahaman ingatan sepertinya penting dalam memahami kesinambungan diri, pada hubungan antara pikiran dan tubuh, dan pada pengalaman waktu kita, ia sering diabaikan oleh para filsuf. Bahasan ini berfokus utama pada bagian pembahasan filosofis kontemporer mengenai ingatan yang sinambung dengan perkembangan teori dalam sains kognitif dan sosial: perhatian pada bidang lintas disiplin studi ingatan membawa pada hal-hal baru dalam topik ini. Banyak masalah mengenai ingatan memerlukan tindakan lintas tradisi dan sub disiplin, menyentuh fenomenologi, filsafat psikologi, epistemologi, teori sosial dan etika sekaligus. Referensi yang disertakan memuat bacaan yang disarankan mengenai sejarah teori ingatan.

Berlanjut ke konsep ingatan

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.