Diposting Selasa, 13 Juli 2010 jam 9:44 pm oleh The X

Plastisitas Fenotipik Untuk Perkembangan, Fungsi dan Sejarah Hidup Tanaman

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Selasa, 13 Juli 2010 -


Sonia E. Sultan

Jurusan Biologi, Wesleyan University, AS

Sumber : Trends in Plant Science, Vol. 5, No. 12, 537 – 542, 1 Desember 2000

Abstrak

sebuah genotipe dapat menghasilkan beragam fenotipe pada lingkungan yang berbeda. Sifat dasar organisme ini disebut plastisitas fenotipik. Baru-baru ini, studi intensif telah menunjukkan kalau tanaman bersifat plastis dalam sejumlah besar sifat penting secara ekologis, mulai dari beragam aspek morfologi dan fisiologi hingga ke anatomi, waktu perkembangan dan reproduksi, sistem perkembang biakan, dan pola perkembangan keturunan. Pendekatan genetika dan molekuler, kuantitatif dan komparatif, membawa pada pengetahuan baru mengenai sifat adaptif dari plastisitas, mekanisme dibaliknya dan perannya dalam distribusi ekologis dan keanekaragaman evolusi tanaman.

Keywords : plastisitas fenotipik; plastisitas adaptif; norma reaksi; efek parental; generalis ekologis; spesies invasif

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.