Diposting Rabu, 30 Juni 2010 jam 12:19 am oleh The X

Gangguan Bipolar disebabkan oleh Mutasi yang mempengaruhi ritme circadia

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Rabu, 30 Juni 2010 -


Jam tubuh yang salah pasang dapat mengacaukan siklus tidur, kebiasaan makan, suhu tubuh dan hormon – dan banyak bukti menunjukkan kalau jam tubuh yang tidak berfungsi juga berperan dalam siklus mood gangguan bipolar.

Dalam sebuah studi terbaru yang dipimpin oleh psikolog Alexander Niculescu dari Indiana University, para peneliti menemukan kalau anak yang mengalami gangguan bipolar kemungkinan memiliki gen RORB yang bermutasi. Gen ini menyandikan protein yang penting dalam fungsi jam circadian.

Penelitian tim ini sebelumnya telah menemukan perubahan dalam gen ini dan gen jam tubuh lainnya dalam model hewan yang mengalami gangguan. Dalam studi terbaru ini, para ilmuan membandingkan genom dari 150 anak bipolar dengan 140 anak biasa. (Anak-anak dipilih untuk dipelajari dipelajari karena siklus mood mereka lebih cepat dari orang dewasa bipolar, dan siklus yang lebih cepat menunjukkan hubungan yang lebih kuat dengan jam circadia.) Tim ini menemukan kalau anak bipolar lebih mungkin memiliki satu dari empat jenis perubahan RORB, dan para peneliti menduga mutasi tersebut mencegah tubuh menghasilkan jumlah protein yang tepat untuk mendukung fungsi jam tubuh yang normal.

Studi sebelumnya telah mengungkapkan fakta ilmiah kalau pengaturan jadwal tidur pasien bipolar dapat meningkatkan siklus mood ekstrim, namun para ilmuan tidak tahu kenapa bisa demikian – hingga hewan-hewan yang dipelajari menunjukkan adanya hubungan dengan gen jam circadian.

“Setiap kali kami menyelidiki beberapa kejanggalan dalam mesin molekuler yang terkait dengan gen jam tubuh, kami menemukan adanya asosiasi dengan gangguan bipolar,” kata Francesco Benedetti, seorang ilmuan syaraf dari San Raffaele Scientific Institute di Milan, Italia, yang tidak terlibat dalam penelitian Indiana.

Tujuan puncaknya adalah menunjukkan mekanisme yang tepat yang menghubungkan fungsi jam dengan ayunan mood, dengan harapan merancang obat dan perawatan baru yang akan memperbaiki jam tubuh ke posisi semula.

Istilah penting :

Jam tubuh/circadian = Siklus normal aktivitas biokimia,fisiologi atau perilaku organisme dalam 24 jam pada tanaman, hewan, jamur dan cyanobacteria.

Gangguan bipolar = Gangguan kejiwaan yang ditandai dengan perubahan yang sangat cepat dalam mood, daya pikir dan kekuatan tubuh dari sangat rendah menjadi sangat tinggi dan begitu pula sebaliknya

RORB = RAR-related orphan receptor B

Jurnal asli penelitian = McGrath, C.L., Glatt, S.J., Sklar, P., Le-Niculescu, H., Kuczenski, R., Doyle, A.E., Biederman, J., Mick, E., Faraone, S.V., Niculescu, A.B., Tsuang, M.T. 2009. Evidence for Genetic Association of RORB with Bipolar Disorder, BMC Psychiatry 2009

The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.