Diposting Senin, 28 Juni 2010 jam 7:22 am oleh The X

Efek Autokinetik

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Senin, 28 Juni 2010 -


Oleh Robert Todd Carrol, 2004

Efek autokinetik merujuk pada pengamatan pada titik tetap diam cahaya ditengah kegelapan seolah bergerak. Psikolog menisbahkan persepsi dari gerakan yang tidak ada menjadi “gerakan kecil yang tak sadar dari bola mata” (Schick dan Vaughn 2001). Efek autokinetik dapat diperkuat dengan sugesti: Bila seseorang melaporkan kalau ia melihat cahaya bergerak, yang lain kemungkinan juga mengatakan hal yang sama (Zusne dan Jones, 1990). Sebagian, namun tidak semua, penampakan UFO di atributkan pada efek autokinetik saat melihat bintang atau planet yang terang seperti venus (Schick dan Vaughn, 2001).

Referensi

  1. Schick, T dan Vaughn, L. 2001. How to Think About Weird Things: Critical Thinking for a New Age.McGraw-Hill.
  2. Zusne, L dan Jones, W. 1990. Anomalistic Psychology: A Study of Magical Thinking. 2nd ed. Lawrence Erlbaum Assoc.
The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.