Diposting Kamis, 24 Juni 2010 jam 2:57 am oleh The X

Heliks Ganda DNA

Suka dengan artikel ini?

Jelajahi artikel-artikel FaktaIlmiah yang berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman.
Terbitkan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.
Login

Kamis, 24 Juni 2010 -


Eh, kembali ke cerita tadi. Nah, percobaan Aveling ini membuktikan kalau DNA merupakan cetak biru untuk sifat dan fungsi dari organisme.

Sembilan tahun kemudian, 1953, seorang biokimiawan Amerika bernama James D Watson (1928 – ) dan seorang biokimiawan Inggris, Francis Crick (1916 – ) berhasil memecahkan misteri struktur DNA. Mereka juga menjelaskan bagaimana caranya bekerja di saat pembelahan dan pertumbuhan sel. Mereka mengajukan bentuk helix ganda. Atau bisa juga di bilang tangga spiral. Model tangga spiral ini menghubungkan basa-basa kimia DNA dalam pasangan yang jelas. Dengan model tangga yang muter kayak gini, mereka mampu menjelaskan bagaimana molekul DNA bisa menyalin diri mereka sendiri, karena tiap sisi tangga itu identik satu sama lain; kalau dipisah, masing-masing jadi semacam cetakan untuk membuat belahannya yang baru.

Sisi-sisi dari tangga DNA terdiri dari molekul gula dan fosfat yang bolak-balik, seperti mata rantai pada sebuah rantai yang panjang, dan terdiri dari empat macam basa kimia : Adenin, Guanin, Citosin dan Timin. Keempatnya di kasi lambang huruf biar mudah – A, G, C dan T. Inilah abjad yang ada pada kode genetik. Sederhana, orang malah bisa buat sampai 12 kode lo. Alam itu sederhana mah.

Balik lagi ya, nah ini gambar DNA. Coba perhatikan bagaimana bentuknya dan sesuaikan dengan penjelasan di atas tadi.

Tiap tangga dalam DNA terdiri dari kombinasi dua dari empat huruf ini. karena sifat afinitas kimianya, A selalu berpasangan dengan T, C selalu berpasangan dengan G. Dan pasangan ini disebut pasangan basa. Nah, barisan dari pasangan basa tertentu ini terikat oleh atom-atom hidrogen, dan inilah yang menyusun sebuah gen.

Kombinasi Tiada Akhir

Cuma empat huruf kan? Tampaknya dikit banget untuk jadi kamus besar bahasa kehidupan. Tapi, wow, kalau kita melihat secara lebih luas lagi, kombinasinya mencengangkan. Gini loh, tiap barisan kan ada empat kemungkinan kombinasi huruf ini, yaitu AT, TA, CG atau GC. Tapi ini baru pasangan basa pertama. Pasangan basa kedua, ada empat kemungkinan lagi. Nah, kalau ada dua pasangan basa aja, udah ada 16 kemungkinan. Empat kali empat. Untuk pasangan basa ketiga? Kalikan empat lagi. Tau gak manusia punya berapa gen? banyaaak banget. Dan setiap gen punya paling sedikit 2 ribu pasangan basa! Gila! Kalikan aja 4 dengan 4 sebanyak dua ribu kali. Hiiiyyy. Itu minimal. Ada gen manusia yang isinya sampai 200 ribu pasangan basa loh. Dahsyat.

Nah, seperti halnya kamus, tiap kombinasi punya makna berbeda. Tiap kombinasi punya arti pada sifat tertentu. Ada yang menentukan warna rambut, menentukan warna mata, menentukan bentuk telinga, menentukan bentuk kulit, dan sebagainya.

Cuma pada kembar identik saja orang bisa punya informasi genetik yang sama. Kalau bukan kembar genetik, tidak satupun manusia yang punya informasi genetik yang sama dengan manusia lainnya.

Ini baru sebagian kecil dari genom manusia. Genom tuh ya semua materi genetik pada kromosom. Ada beberapa fakta lain mengenai genom manusia.

  1. Tubuh manusia terdiri dari sekitar 100 triliun sel alias seratus juta juta sel.
  2. Tiap sel punya kode DNA yang mengandung sekitar 1,5 miliar pasangan basa! (Bayangkan mengalikan 4 dengan 4 sebanyak 1,5 miliar kali)
  3. Kalau semua DNA di tubuh manusia direntangkan dari ujung ke ujung, panjangnya akan mencapai matahari. Dan belum selesai, ia kembali lagi ke bumi, terus begitu hingga 600 kali! (jarak bumi ke matahari itu 150 juta kilometer, kaliin 1200 kali aja coba, nyampe mana kira-kira?)
  4. Kalau kamu nekad menyebutkan satu demi satu huruf genetik pada genome kamu, satu huruf tiap detik, 24 jam sehari, perlu satu abad baru semuanya selesai disebutkan.
  5. Tiap detik ilmuan menyandikan 12 ribu huruf DNA dalam Human Genome Project
  6. DNA kita 98% identik dengan DNA simpanse.
  7. DNA kamu itu Cuma berbeda 0.2% dengan DNA gue, sisanya 99.8% sama. Semua manusia yang ada sekarang seperti itu. Artinya, dengan hanya satu per 500 bagian dari DNA saja perbedaannya, sudah menunjukkan perbedaan yang luar biasa besar antara kamu dengan orang Afrika, orang Eropa, orang Greenland, dan tentu saja, gue.
  8. Hebatnya lagi, sampai sekarang ilmuan belum tau fungsi nyata dari 97% DNA manusia. Wah, bisa jadi kamu yang menemukannya loh. Seru kan?
The X
Sains adalah sebuah pengetahuan universal, ilmu pengetahuan tidaklah sama dengan pengetahuan dongeng. Kadang, fakta lebih menyakitkan daripada doktrin / pandangan turun temurun.
Bergabung dengan 1000 orang lebih dengan kami melalui sosial media

Berlangganan artikel dan berita terbaru dari kami via email


Aktifitas

© 2010 FaktaIlmiah.com. Hak cipta asli oleh faktailmiah
Anda boleh mendistribusikannya dengan mencantumkan referensi dari situs kami.